Limbah Daun Nanas Punya Potensi Jadi Produk Anti Mikroba

Kamis, 11 September 2025 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Sumaiyah menyampaikan limbah daun nanas yang biasanya dibuang kini dapat diubah menjadi Nano-Kristal Selulosa (NKS), produk kesehatan yang bernilai tinggi.

“Dari penelitian yang dilakukan, hal itu tidak hanya membantu mengurangi limbah lingkungan, tetapi juga menawarkan solusi inovatif dan alami untuk mengatasi masalah resistensi anti-mikroba,” katanya di Medan, Kamis.

Hasil penelitian terkait manfaat limbah daun nanas menjadi NKS tersebut juga ia sampaikan pada pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Tetap Fakultas Farmasi USU dengan judul “Potensi Selulosa Nanokristal dari Limbah Daun Nanas sebagai Pembawa dalam Sistem Penghantaran Obat”.

Baca Juga  Konflik Thailand-Kamboja Meningkat, Tiga Tentara Tewas

Ia menyebutkan NKS itu digunakan sebagai pembawa kurkumin, senyawa alami yang berkhasiat sebagai anti-mikroba. Kombinasi NKS dan kurkumin menghasilkan sebuah film biokomposit yang dapat digunakan sebagai pembalut luka.

Film ini, lanjutnya, mampu melepaskan kurkumin secara terkontrol, sehingga efektif melawan bakteri penyebab infeksi kulit, seperti Bacillus subtilis, Streptococcus sp, dan Escherichia coli.

Baca Juga  Sinergi Intensifikasi dan Loyalitas Agen BRILink, BRI Kalideres Dorong Kemajuan Bersama

Ia menyampaikan daun nanas dapat menghasilkan NKS yang dapat berfungsi sebagai pembawa kurkumin dalam proses pembuatan film biokomposit. Pelepasan kurkumin yang terkendali dalam film mengikuti reaksi orde nol, yang merupakan karakteristik yang menguntungkan untuk aplikasi topikal.

Aktivitas anti-bakteri dari film Kurkumin-NKS-PVA terhadap Bacillius subtilis, Streptococcus sp dan Escherichia coli semakin mendukung hal tersebut.

Baca Juga  BRI Bintaro Gelar Ramah Tamah Bersama Fashion Designer Ria Miranda

Selain itu film yang mengandung kurkumin menunjukkan terapi untuk luka yang menjanjikan. Optimalisasi formula film diperlukan untuk meningkatkan kejelasan dan keterukuran mekanisme pelepasan kurkumin.

Hal ini akan memfasilitasi pemanfaatan film ini sebagai formulasi topikal di sektor kesehatan kulit.

Berita Terkait

Tindaklanjuti Informasi Warga, Polsek Pasar Kemis Cek Lokasi Diduga Jadi Tempat Sabung Ayam
Jonatan Christie Gagal Juarai Indonesia Open 2026
Wujudkan Ketenangan Masa Depan, Insira Memorial Park Serahterimakan 143 Unit Kavling Makam Awal dari Ratusan Unit yang Terjual
Rumah Makan Lesehan KHAYIRA Kini Resmi Dibuka untuk Lokasi Di Sini 
TANGKAB EXPO 2026 Hadirkan Satu Panggung Layanan Publik, UMKM, dan Gaya Hidup Sehat
Wujudkan Ketenangan Masadepan, Insira Memorial Park Gelar Serahterima Perdana Unit Makam, 120 Unit Soldout
Pemprov DKI Dan BMKG Bangun Sistem Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat
Polresta Tangerang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Pedagang Cilok di Cikupa

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:28 WIB

Tindaklanjuti Informasi Warga, Polsek Pasar Kemis Cek Lokasi Diduga Jadi Tempat Sabung Ayam

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:11 WIB

Jonatan Christie Gagal Juarai Indonesia Open 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:35 WIB

Wujudkan Ketenangan Masa Depan, Insira Memorial Park Serahterimakan 143 Unit Kavling Makam Awal dari Ratusan Unit yang Terjual

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:22 WIB

Rumah Makan Lesehan KHAYIRA Kini Resmi Dibuka untuk Lokasi Di Sini 

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:16 WIB

TANGKAB EXPO 2026 Hadirkan Satu Panggung Layanan Publik, UMKM, dan Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru

Berita

Jonatan Christie Gagal Juarai Indonesia Open 2026

Minggu, 7 Jun 2026 - 18:11 WIB