Jelang HAN 2026, Anak Binaan Lapas Brebes Ikuti Dialog dengan Menteri Imipas

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalapas Brebes mengikuti kegiatan Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerja sama dengan Kantor Staf Presiden (KSP) RI secara virtual, Selasa (21/07). Foto: ist

Kalapas Brebes mengikuti kegiatan Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerja sama dengan Kantor Staf Presiden (KSP) RI secara virtual, Selasa (21/07). Foto: ist

Brebes, Lensabumi.com – Menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes mengikuti kegiatan Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerja sama dengan Kantor Staf Presiden (KSP) RI secara virtual, Selasa (21/07). Kegiatan yang dipusatkan di LPKA Kelas I Tangerang tersebut diikuti dari Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes.

Kegiatan diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIB Brebes, Mudo Mulyanto, didampingi jajaran pejabat manajerial serta anak berhadapan dengan hukum yang tengah menjalani masa penitipan di Lapas Brebes. Momentum ini menjadi bentuk nyata komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memastikan pemenuhan hak anak, termasuk bagi anak yang sedang berhadapan dengan hukum, agar tetap memperoleh perhatian, pembinaan, pendidikan, dan motivasi untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

Baca Juga  Buka Piala Bupati U-13 dan U-15, Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Regenerasi Atlet Sepak Bola

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, keduanya berdialog langsung dengan Anak Binaan dari berbagai Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, memperbaiki diri, dan meraih masa depan tanpa stigma. Anak binaan diharapkan mampu menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk mengembangkan potensi diri sehingga siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Baca Juga  Bupati Paramitha Salurkan Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton kepada Korban Banjir Brebes

Ayah Agus juga mengingatkan agar Anak Binaan mengambil hikmah. “Jadikan waktu di LPKA sebagai bekal bagi kalian. Ini juga bekal bagi jajaran kami agar terus memberikan pengabdian,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan memberikan motivasi agar anak-anak binaan tetap optimistis dalam meraih cita-cita. Ia mengajak mereka untuk tidak larut dalam masa lalu, melainkan menjadikan pengalaman sebagai pelajaran berharga untuk membangun masa depan yang lebih cerah.

“Kalian harus bersyukur masih mendapat pembinaan, diberi pendidikan, diberi makan tiga kali sehari. Semua orang punya kesalahan, namun Tuhan kagum dengan orang yang diuji,” ucapnya.

Kalapas Brebes, Mudo Mulyanto, menyampaikan bahwa keikutsertaan Lapas Brebes dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.

Baca Juga  Refleksi 30 Tahun Kuda Tuli, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Gelar Doa Bersama

“Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menegaskan bahwa setiap anak, termasuk anak yang sedang berhadapan dengan hukum, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan memperbaiki masa depannya. Melalui pembinaan yang tepat, kami berharap mereka tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar Mudo Mulyanto.

Melalui kegiatan Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan, Lapas Brebes terus mendukung upaya pemenuhan hak-hak anak serta penguatan pembinaan yang humanis, sehingga setiap anak binaan memiliki harapan, semangat, dan kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik sesuai dengan nilai-nilai Pemasyarakatan.

Berita Terkait

Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
Kebakaran Kandang 3 Ekor Kambing Mati Terbakar Desa Bojongsari
Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Rumah Bu Laila Segera Dibangun
Bupati Tangerang Lepas Peserta Fun walk Semarak HUT RI di Panongan
Tutup Kompetisi Sepak Bola Antar RT di Rancabuaya, Bupati Tangerang: Utamakan Sportivitas dan Kebersamaan
HUT ke-3 Lensabumi.com, Dorong Pers Tetap Berintegritas di Tengah Disrupsi Artificial Intelligence
Bupati Tangerang Dampingi Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Curug
Warga Kejobong Jatuh dari Pohon Kelapa Tewas

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Kebakaran Kandang 3 Ekor Kambing Mati Terbakar Desa Bojongsari

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Rumah Bu Laila Segera Dibangun

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Bupati Tangerang Lepas Peserta Fun walk Semarak HUT RI di Panongan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Tutup Kompetisi Sepak Bola Antar RT di Rancabuaya, Bupati Tangerang: Utamakan Sportivitas dan Kebersamaan

Berita Terbaru