Australia Diguncang Gelombang Demo Anntikorupsi Hingga Pro-Palestina

Sabtu, 13 September 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Sekurangnya empat unjuk rasa besar terjadi di seantero Australia pada Sabtu, di mana para demonstran secara terpisah menyuarakan berbagai isu dari anti-korupsi, anti-rasisme, hingga hak penduduk pribumi dan perjuangan Palestina.

Seperti dikutip dari laman ABC News, kepolisian di negara bagian New South Wales menahan seorang pria karena “mengusik perdamaian” dan memberi peringatan kepada seorang individu lainnya yang ketahuan menerbangkan “drone” di atas para demonstran.

Baca Juga  BRI Kebon Jeruk Salurkan Sembako sebagai Bentuk Apresiasi kepada Petugas Keamanan

Di Melbourne, ibu kota negara bagian Victoria, sejumlah 150 petugas kepolisian memisahkan dua unjuk rasa yang saling bertentangan, yaitu para pendukung politik sayap kanan dan peserta “Pawai Kedaulatan Pribumi”, di depan Gedung Parlemen.

Sementara, ribuan orang dilaporkan berpartisipasi dalam unjuk rasa “Australia Bersatu Melawan Korupsi Pemerintah” di Sydney, ibu kota New South Wales dan kota dengan populasi terbesar di Australia.

Baca Juga  Dengar Keluhan Kader, Warga RW 06 Perumahan Cisoka Indah Regency Renovasi Posyandu secara Swadaya ‎

Beralih ke Brisbane di Queensland, 500 orang berdemonstrasi menolak rasisme dan diskriminasi, dengan sejumlah dari mereka melaungkan slogan pro-Palestina seperti “dari sungai ke segara, Palestina pasti merdeka”.

Sejumlah 300 orang juga berdemonstrasi di Gedung Parlemen Hobart di negara bagian Tasmania dalam rangka unjuk rasa mendukung kaum pribumi. Bendera Aborigin Australia dan spanduk protes tampak dibentangkan dalam unjuk rasa itu.

Terpisah, ratusan orang berhimpun di Adelaide, ibu kota negara bagian South Australia, untuk memprotes rasisme, sementara kelompok demonstran yang lebih besar berunjuk rasa menolak korupsi.

Baca Juga  Pemkab Lombok Tengah Petakan Jalur Pendakian Menuju Gunung Rinjani

Unjuk rasa tersebut berlangsung setelah terjadinya serangan terhadap kemah protes pro-hak pribumi “Camp Sovereignty” di Melbourne pada 31 Agustus lalu.

Dalam kejadian tersebut, lebih dari 40 pria berpakaian hitam menyerang kemah tersebut menyusul terjadinya unjuk rasa anti-imigrasi bertajuk “March for Australia”.

Berita Terkait

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)
Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming
Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya
Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika
BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal
Tangis Haru Warga Sridadi Pecah Saat Peluk Bupati Brebes Terima Bantuan Bencana
Benteng Hijau untuk Randusanga Kulon, 3.700 Mangrove Ditanam Cegah Abrasi
CORE Nilai Faktor Cuaca Dan Logistik Picu Fluktuasi Harga Cabai

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:52 WIB

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:36 WIB

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:15 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:58 WIB

Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:55 WIB

BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal

Berita Terbaru

Berita

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:52 WIB

Berita

BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:55 WIB