Ratusan Musisi Dunia Bersatu Boikot Platform Israel, Dukung Palestina

Jumat, 19 September 2025 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Lebih dari 400 penyanyi dan seniman dunia mengumumkan keikutsertaan dalam aksi boikot budaya dengan menghapus musik mereka dari platform streaming digital Israel sebagai bentuk protes atas tindakan genosida terhadap warga Palestina di Gaza.

Gambaran warga Palestina — terutama anak-anak — yang menderita kelaparan di tengah serangan Israel yang terus berlanjut terhadap Gaza, telah memicu kemarahan global dan seruan untuk bertindak.

Baca Juga  BRI KC Balaraja Gelar Jalan Sehat untuk Tingkatkan Work Life Balance Pekerja

Menurut Haarezt, gerakan tersebut yang diberi slogan “No Music for Genocide” mendesak para seniman untuk menarik karya mereka dari platform asal Israel sebagai bentuk protes.

Beberapa tokoh seni terkemuka yang mendukung gerakan ini di antaranya band asal Inggris Massive Attack, band Skotlandia Primal Scream, dan band indie asal AS Japanese Breakfast, serta penyanyi-pencipta lagu AS Carole King, bintang pop Jepang Rina Sawayama, dan seniman Denmark MO.

Baca Juga  Pemudik Untuk Kendaraan Listrik Sediakan Charge Point di Rest Area Cheng Ho

Dalam pernyataan yang dirilis oleh penyelenggara kampanye, boikot tersebut bertujuan untuk menekan label rekaman besar — termasuk Sony, Universal, dan Warner — untuk mengikuti contoh yang mereka berikan setelah invasi Rusia ke Ukraina dengan mengambil langkah serupa terhadap Israel.

“Budaya tidak dapat menghentikan bom sendirian, tapi bisa membantu menolak penindasan politik, menggeser opini publik menuju keadilan, dan menolak pencucian citra melalui karya seni (art-washing) serta normalisasi terhadap perusahaan atau negara mana pun yang melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan,” bunyi pernyataan tersebut.

Baca Juga  Survei: 57 persen warga AS dukung Palestina merdeka

Boikot ini merupakan bagian dari gelombang protes dan aksi budaya, olahraga, dan seni yang lebih luas di seluruh dunia yang menentang serangan Israel yang berkelanjutan di Gaza.

Sumber: Anadolu

Berita Terkait

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)
Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming
Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya
Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika
BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal
Tangis Haru Warga Sridadi Pecah Saat Peluk Bupati Brebes Terima Bantuan Bencana
Benteng Hijau untuk Randusanga Kulon, 3.700 Mangrove Ditanam Cegah Abrasi
CORE Nilai Faktor Cuaca Dan Logistik Picu Fluktuasi Harga Cabai

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:52 WIB

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:36 WIB

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:15 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:58 WIB

Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:55 WIB

BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal

Berita Terbaru

Berita

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:52 WIB

Berita

BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:55 WIB