Semeru Erupsi Dengan Tinggi Letusan 700 Meter

Senin, 22 September 2025 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, erupsi dengan tinggi letusan sekitar 700 meter di atas puncak pada Senin (22/9/2025) pagi.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 05.28 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 meter di atas permukaan laut (mdpl),” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurut dia, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat, kemudian erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 139 detik.

Baca Juga  AS, Meksiko, Kanada Perketat Aturan Terkait Ebola Jelang Piala Dunia

Sebelumnya, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami erupsi pada pukul 00.54 WIB dengan visual letusan tidak teramati dan erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 182 detik.

Erupsi berikutnya terjadi pada pukul 02.43 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 164 detik.

Pada pukul 04.44 WIB terjadi erupsi dengan tinggi kolom letusan Gunung Semeru teramati 500 meter di atas puncak atau 4.176 mdpl.

Baca Juga  Gunung Semeru Erupsi Sabtu Pagi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 6 km

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 mm dan durasi 110 detik,” tuturnya.

Sigit menjelaskan Gunung Semeru masih berstatus Waspada atau Level II, sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

Baca Juga  Hadirkan Ruang Belajar yang Nyaman, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Sukses Rehabilitasi Sekolah Rusak Jadi Layak

“Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai/lembah yang aliran airnya berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Berita Terkait

Hadirkan Ruang Belajar yang Nyaman, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Sukses Rehabilitasi Sekolah Rusak Jadi Layak
Puskesmas Tigaraksa Gelar Cek Kesehatan Gratis di SDIT Ruhul Jadid, Siswa Kelas 1–6 Jadi Sasaran
Rayakan Kemerdekaan RI Ke-81, Bupati Tangerang Tekankan Semangat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Negara
Epson Cetak Sejarah, Penjualan EcoTank Tembus 100 Juta Unit
Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
HUT ke-3 Lensabumi.com, Dorong Pers Tetap Berintegritas di Tengah Disrupsi Artificial Intelligence
1.095 Personel Disiagakan Untuk Pengamanan Unjuk Rasa Di Jakarta Pusat
12 Situs Palestina Masuk Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Hadirkan Ruang Belajar yang Nyaman, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Sukses Rehabilitasi Sekolah Rusak Jadi Layak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Puskesmas Tigaraksa Gelar Cek Kesehatan Gratis di SDIT Ruhul Jadid, Siswa Kelas 1–6 Jadi Sasaran

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Rayakan Kemerdekaan RI Ke-81, Bupati Tangerang Tekankan Semangat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Negara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Epson Cetak Sejarah, Penjualan EcoTank Tembus 100 Juta Unit

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Berita Terbaru

Berita

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:49 WIB