BNPB kebut 711 huntara banjir Aceh Utara rampung jelang Ramadhan

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengebut pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, agar dapat diselesaikan dan dihuni sebelum Ramadhan 1446 Hijriah/2026.

Plt Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB Kolonel Infanteri Hery Setiono di Jakarta, Jumat, mengatakan tahap pertama, sebanyak 711 unit huntara dibangun di lima kecamatan berdasarkan hasil validasi data yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Aceh Utara.

Baca Juga  BNPB: Jaringan Telekomunikasi-Air Bersih di NTT Masih Diakselerasi

“Percepatan pembangunan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan warga dengan kategori rumah rusak berat, hilang, dan hanyut akibat bencana,” katanya.

Sebaran 711 unit huntara meliputi Kecamatan Baktiya, Baktiya Barat, Dewantara, Sawang, dan Seunuddon dengan pembangunan yang terus dikejar agar target waktu tercapai.

Di Kecamatan Seunuddon, pembangunan 84 unit huntara tahap pertama dilakukan di Desa Ulee Rubek Timur dengan memanfaatkan lahan seluas sekitar 14.000 meter persegi.

Baca Juga  Bupati Brebes Tegaskan Integritas, Profesionalitas serta Antikorupsi Jadi Fondasi Utama ASN dan Guru

Ia mengatakan, setiap unit huntara dilengkapi fasilitas dasar, termasuk ruang keluarga, kamar mandi, sanitasi memadai, sumur bor, serta sistem pembuangan limbah sederhana.

Setelah tahap pertama rampung, BNPB akan melakukan pembaruan validasi data untuk menentukan kebutuhan tambahan huntara sesuai hasil pendataan lanjutan.

Selama masa transisi menuju hunian tetap, kata Hery, warga terdampak diberi pilihan menempati huntara atau menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per bulan.

Baca Juga  BNPB: 20 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat Berhasil Diidentifikasi

BNPB menargetkan huntara tahap pertama selesai dan mulai ditempati pada akhir Januari, sehingga warga dapat menempati hunian yang lebih layak menjelang Ramadhan.

Hingga 15 Januari 2026, BNPB mencatat pembangunan huntara di Aceh Utara telah diproses sebanyak 4.404 unit, dengan percepatan dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Berita Terkait

Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Kakanwil Ditjenpas Jateng Minta Petugas Lapas Brebes Perkuat Integritas dan Keamanan
Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung
Dibawah Komando Anugrah Dwi Sandi Media Center Cisoka Kembali Bersinar
Apresiasi Raperda Inisiatif & Saran DPRD, Sachrudin-Maryono: Sinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Dishub Kabupaten Tangerang Resmi Menjalin Kolaborasi Strategis Dengan RAPI
Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:23 WIB

Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan

Jumat, 4 September 2026 - 13:34 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jateng Minta Petugas Lapas Brebes Perkuat Integritas dan Keamanan

Jumat, 4 September 2026 - 12:58 WIB

Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung

Kamis, 3 September 2026 - 16:07 WIB

Apresiasi Raperda Inisiatif & Saran DPRD, Sachrudin-Maryono: Sinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru