BNPB: Jaringan Telekomunikasi-Air Bersih di NTT Masih Diakselerasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lensabumi.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jaringan telekomunikasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kini berangsur pulih setelah sempat terganggu karena guncangan gempa bumi, sementara pemulihan sarana air bersih dan prasarana umum terus diakselerasi.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pulihnya jaringan telekomunikasi ini turut menunjang aktivitas masyarakat serta koordinasi tanggap darurat bencana.

Baca Juga  BNPB: 20 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat Berhasil Diidentifikasi

“Di wilayah NTT relatif normal dengan seluruh 735 site Telkomsel telah recover. Layanan internet kembali normal, serta jaringan backbone tetap terlayani menggunakan jalur cadangan,” kata dia, namun untuk jaringan kabel fiber optik bawah laut ruas Ende-Tente di Manggarai hingga saat ini proses perbaikan teknisnya masih terus berlangsung.

Di samping itu, ia memastikan bahwa BNPB akan berkoordinasi secara erat dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam menjamin ketersediaan serta pendistribusian air bersih bagi warga penyintas bencana.

Baca Juga  Pemprov Papua Pegunungan tanam 3.000 pohon pada momentum Hardiknas

Dalam hal ini ada tiga daerah terdampak gempa bumi yang diprioritaskan antara lain di Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Sikka.

Kementerian PU, kata dia, juga sedang menangani perbaikan fisik pada dua bendungan, dua daerah irigasi, serta dua sumur terdampak, disertai asesmen menyeluruh terhadap infrastruktur sumber daya air dan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Baca Juga  BNPB: Pemerintah Siapkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Selama proses berlangsung pemerintah turut menyiagakan satu unit drilling rig dan dua unit truck crane di Workshop SNVT Air Tanah dan Air Baku Flores Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II untuk mendukung penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur secara optimal.

“Guna mempercepat pemulihan di lapangan, sebanyak 13 unit ekskavator telah dikerahkan, antara lain masing-masing satu unit di Mbai, Kabupaten Manggarai Barat, dan Nangaroro,” cetusnya.

 

Berita Terkait

Tiga Matel yang Diduga Peras Santri di Cikupa Dibekuk Polisi, Modusnya Tuduh Motor Curian
Pimpin Apel HUT ke-65 Bupati Maesyal Rasyid Dorong Anggota Pramuka Jadi Pemimpin Masa Depan
Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD
Biadab! Ayah Tiri Cabuli Anak Selama 5 Tahun di Salembaran Jaya Kabupaten Tangerang
Demi Kemaslahatan Masyarakat, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, H. Wawan Sumarwan Sulap Mobil Pribadi Jadi Ambulance
Warga Kecamatan Curug Cetak Sejarah di HUT ke-81 RI, Arak Bendera 81 Meter ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang
BNPB: Pemerintah Siapkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT
PMI Siapkan Operasi Kemanusiaan Skala Besar Respons Gempa NTT
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Tiga Matel yang Diduga Peras Santri di Cikupa Dibekuk Polisi, Modusnya Tuduh Motor Curian

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:20 WIB

BNPB: Jaringan Telekomunikasi-Air Bersih di NTT Masih Diakselerasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Pimpin Apel HUT ke-65 Bupati Maesyal Rasyid Dorong Anggota Pramuka Jadi Pemimpin Masa Depan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Demi Kemaslahatan Masyarakat, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, H. Wawan Sumarwan Sulap Mobil Pribadi Jadi Ambulance

Berita Terbaru