Kebakaran di Pademangan diduga akibat arus pendek listrik

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengungkapkan bahwa kebakaran tujuh lapak pengepul barang bekas di Pademangan diduga akibat arus pendek listrik (korsleting).

“Berdasarkan keterangan saksi kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik,” kata Kepala Seksi Operasi (Kasiop) Suku Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga  BRI Jakarta Daan Mogot Meriahkan Rangkaian HUT BRI ke-130 Lewat Lomba Badminton Ganda Campuran dan Ganda Putra

Ia mengatakan saksi yang merupakan tetangga melihat ada percikan api dari tumpukan rongsokan, lalu api sangat cepat merambat ke lapak yang lain.

“Karena angin sangat kencang sehingga api tidak bisa di kendalikan dan warga menelpon damkar untuk meminta bantuan,” kata dia.

Ia mencatat objek yang terbakar tujuh unit lapak dengan luas 120 meter persegi dan kerugian ditaksir mencapai Rp168 juta.

Baca Juga  Jalan Lingkungan Mulus, Warga Desa Carenang Sampaikan Apresiasi kepada Kades Eris Rishariyadi

Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 85 personel damkar untuk memadamkan api yang membakar rumah di Jalan Pademangan 4 Gang 8 Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada Selasa.

“Kami mengerahkan 16 unit mobil damkar dan 80 personel untuk memadamkan api di pemukiman padat penduduk tersebut,” kata Gatot.

Baca Juga  Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Toko Bangunan RJ Home di Brebes

Ia mengatakan, petugas mendapatkan informasi kebakaran sekitar pukul 10.40 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian.

Tim sampai di lokasi pukul 10.47 WIB dan langsung melakukan aksi pemadaman dan api berhasil di lokalisir pukul 11.00 WIB dan pemadaman berakhir pukul 12.00 WIB.

“Alhamdulillah pemadaman berhasil dilakukan dengan aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,” kata dia.

Berita Terkait

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Konsolidasi PPIR Brebes, Kesbangpol Dorong Sinergi Kawal Program Program Presiden dan Bupati
Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Senin, 7 September 2026 - 08:20 WIB

Konsolidasi PPIR Brebes, Kesbangpol Dorong Sinergi Kawal Program Program Presiden dan Bupati

Minggu, 6 September 2026 - 19:19 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:22 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:36 WIB

Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru