Musrenbang Kecamatan Jambe Disorot: Dari 11 Anggota Dewan yang Diundang, Hanya 3 yang Hadir

Senin, 26 Januari 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

JAMBE – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Jambe untuk tahun anggaran 2026/2027 diwarnai sorotan tajam terkait tingkat kehadiran wakil rakyat. Pasalnya, dari total 11 anggota DPRD yang diundang secara resmi untuk mengawal aspirasi masyarakat, hanya 3 orang yang terlihat hadir di lokasi kegiatan pada Senin (26/01/2026).

Ketidakhadiran mayoritas anggota legislatif dari daerah pemilihan (Dapil) tersebut memicu kekecewaan di tengah masyarakat dan peserta forum. Padahal, Musrenbang merupakan momentum krusial di mana warga menyampaikan langsung usulan prioritas, termasuk masalah infrastruktur dan revitalisasi pasar tradisional Jambe yang terbengkalai.

Baca Juga  Apartemen Lapas Dibongkar, Tanahnya Tetap Milik Pemkab Bogor

‎”Sangat disayangkan, dari 11 undangan anggota dewan yang kami sebar, hanya 3 orang yang hadir memenuhi undangan untuk mendengarkan langsung suara warga,” ujar salah satu perwakilan peserta Musrenbang di sela-sela acara.

‎Ketiga anggota dewan yang hadir—salah satunya H. Wawan Sumarwan dari DPRD Provinsi Banten—tampak aktif mengikuti jalannya diskusi dan mencatat berbagai usulan warga. Namun, absennya delapan anggota dewan lainnya dianggap sebagai bentuk kurangnya komitmen dalam memperjuangkan pembangunan di wilayah Jambe secara kolektif.

Baca Juga  Lapas Brebes Perkuat Koordinasi APH, Luncurkan Sistem SILA TIGA untuk Transparansi Penahanan

‎Masyarakat berharap, meskipun tingkat kehadiran fisik rendah, aspirasi yang telah dirumuskan dalam dokumen Musrenbang ini tetap dapat diperjuangkan oleh seluruh anggota dewan di meja legislatif saat pembahasan anggaran daerah nanti.

‎Yang lebih mirisnya lagi, Salah satu Anggota Dewan yang tinggal di kecamatan jambe lebih memilih pergi ke Aceh ketimpang mengikuti jalannya musrenbang, yang menjadi wadah aspirasi masyarakat.

Baca Juga  Polri terapkan one way guna urai kepadatan puncak arus balik Lebaran

‎”Kami butuh dukungan politik yang kuat di tingkat kabupaten maupun provinsi agar usulan kami tidak hanya berakhir di atas kertas. Kehadiran  mereka sebenarnya adalah simbol dukungan moral bagi kami,” tambahnya.

‎Forum Musrenbang tetap dilanjutkan dengan memprioritaskan usulan pembenahan pasar lokal yang rusak dan perbaikan akses jalan, sembari berharap sisa anggota dewan yang tidak hadir tetap memberikan perhatian pada hasil kesepakatan musyawarah tersebut. (Bagas)

Berita Terkait

Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis
Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan
DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim
Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau
MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla
Operasi Sarang Narkoba Polisi Periksa Pengunjung Tempat Hiburan Malam
Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIB

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:48 WIB

MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB