Tol Cipali dilintasi 5.400 kendaraan per jam pada H-3 Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Arus lalu lintas di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) arah Cirebon, Jawa Barat, mencapai rata-rata 5.400 kendaraan per jam yang melintas pada H-3 Lebaran atau pada 18 Maret 2026.

“Peningkatan arus kendaraan terjadi sejak pukul 00.00 hingga 18.00 WIB,” kata Kepala Departemen Sustainability Management & Corporate Communications Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo dalam keterangannya di Cirebon, Rabu (18/3).

Ia menyebutkan sebanyak 98 ribu kendaraan telah melintasi eks Gerbang Tol Cikopo, dari arah Jakarta menuju Cirebon dalam periode tersebut.

Baca Juga  Antusias dan Kompak, BRI Cabang Jakarta Daan Mogot Rayakan HUT BRI ke-130 dengan Penuh Semangat Kekeluargaan

Volume lalu lintas tersebut, kata dia, meningkat sekitar 74 persen dibandingkan periode waktu yang sama pada hari sebelumnya.

Ia mengatakan kondisi lalu lintas di ruas Tol Cipali terpantau ramai lancar, meskipun terdapat perlambatan di sejumlah titik.

“Kami mencatat adanya perlambatan di beberapa titik, namun secara umum arus masih terkendali dan lancar,” ujarnya.

Baca Juga  Warga Minta Operasional RDF Rorotan Dihentikan Karena Tak Penuhi SOP

Ardam menyampaikan peningkatan volume kendaraan tersebut, merupakan bagian dari lonjakan arus mudik menjelang Lebaran.

Untuk menjaga kelancaran arus, pihaknya mengimbau pengguna jalan tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk tidak berhenti di bahu jalan, karena dapat mengganggu kelancaran arus,” katanya.

Ia menyampaikan pengguna jalan diminta memanfaatkan rest area terdekat, untuk beristirahat selama perjalanan.

Menurut dia, apabila kapasitas parkir rest area penuh, pengguna jalan dapat keluar melalui gerbang tol terdekat untuk beristirahat di luar jalan tol.

Baca Juga  Wakil Bupati Tangerang Resmi Buka Kegiatan Studi Tiru Santri Kenduri Ramadan Akbar Initiative

“​Penyebab perlambatan di lapangan karena meningkatnya jumlah kendaraan yang berhenti di bahu jalan, baik karena mengalami gangguan mesin maupun faktor kelelahan pengemudi,” katanya.

Selain itu, pihaknya mengimbau pengguna jalan mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, kecukupan bahan bakar atau daya kendaraan listrik, serta saldo uang elektronik mencukupi.

Berita Terkait

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Konsolidasi PPIR Brebes, Kesbangpol Dorong Sinergi Kawal Program Program Presiden dan Bupati
Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Senin, 7 September 2026 - 08:20 WIB

Konsolidasi PPIR Brebes, Kesbangpol Dorong Sinergi Kawal Program Program Presiden dan Bupati

Minggu, 6 September 2026 - 19:19 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:22 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:36 WIB

Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru