Aktivitas Kembali Normal, Kualitas Udara Jakarta Selasa Pagi Tak Sehat

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Kualitas udara di Jakarta berdasarkan laman IQAir pada Selasa pagi masuk kategori tidak sehat, seiring aktivitas warga yang sudah kembali normal pascalibur panjang Lebaran 2026.

Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) yang dipantau pada pukul 06.30 WIB menunjukkan Jakarta menempati peringkat ke-10 kota dengan kualitas udara tak sehat.

Jakarta berada di angka 127 dengan nilai konsentrasi partikel halus PM2.5 berada di angka 46 mikrogram per meter kubik, yang berarti dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Masyarakat pun diimbau agar tetap menjaga kesehatan dan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Sementara itu, kualitas udara dengan kategori baik, yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika, dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Baca Juga  PERERAT SILATURAHMI, M. NUR ROJAB HADIRI PENGAJIAN ULAMA-UMARO DAN HALAL BIHALAL KECAMATAN TIGARAKSA

Kemudian, kategori sedang, yaitu kualitas udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan, tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299, artinya kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Terakhir, kategori berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius terhadap populasi.

Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama, yaitu Delhi, India dengan angka 198, lalu Chiang Mai, Thailand di urutan kedua dengan angka 190, urutan ketiga ditempati Kinshasa, Republik Demokratik Kongo dengan angka 177, urutan keempat diduduki Kathmandu, Nepal dengan angka 166, dan Tashkent, Uzbekistan di urutan kelima dengan angka 163.

Baca Juga  Jakarta Diperkirakan Hujan Disertai Petir Pada Rabu Sore Dan Malam

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah meluncurkan platform pemantau kualitas udara terintegrasi yang didukung 31 titik Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) yang tersebar di wilayah kota metropolitan tersebut. Data dari SPKU itu kemudian ditampilkan melalui platform pemantau kualitas udara.

Laman tersebut juga menampilkan data dari 31 SPKU di Jakarta yang mengintegrasikan data dari SPKU milik DLH Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), World Resources Institute (WRI) Indonesia dan Vital Strategies.

Sebelumnya, arus kendaraan di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur, kembali padat hingga menimbulkan kemacetan panjang usai libur panjang Lebaran 2026.

Baca Juga  Bupati Tangerang Buka Semarak Ramadan 1447 H/2026 M dan Resmikan Fasilitas Baru Masjid Agung Al-Amjad

Terlihat pada hari pertama masuk kerja, Senin (30/3) pagi, kepadatan kendaraan terlihat di sejumlah ruas jalan utama, salah satunya di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur, menuju Jalan Raya Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan kendaraan memadati ruas jalan tersebut sejak pagi hari. Arus lalu lintas tampak tersendat dengan kondisi padat merayap.

Kendaraan pribadi dan sepeda motor mendominasi jalanan, seiring kembali normalnya aktivitas warga setelah libur panjang Idul Fitri.

Kondisi kemacetan itu diperparah dengan meningkatnya volume kendaraan dari arah Bekasi yang menuju kawasan perkantoran di Tebet hingga Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Jalur tersebut memang dikenal sebagai salah satu akses utama bagi para pekerja dari wilayah penyangga menuju pusat bisnis di ibu kota.

Berita Terkait

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat
Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol
RDP Bersama DPRD dan Warga Cirarab, BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:12 WIB

RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:05 WIB

RDP Bersama DPRD dan Warga Cirarab, BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan

Berita Terbaru

Petugas kesehatan Lapas Brebes berkeliling ke kamar hunian untuk mengecek kondisi kesehatan warga binaan, Rabu (7/10). Foto: Istimewa/Lensabumi

Daerah

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Kamis, 8 Okt 2026 - 07:54 WIB