Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter

Senin, 6 April 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan pada Senin (6/4) Gunung Dukono erupsi dengan melontarkan abu vulkanik setinggi hingga 1.000 meter di atas puncak gunung.

“Erupsi tadi sekitar pukul 09.26 WIT dengan kolom abu teramati setinggi 1.000 meter di atas puncak,” kata Petugas PGA Dukono Bambang Sugiono saat dihubungi dari Ternate, Senin.

Baca Juga  Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Dia menjelaskan lontaran abu erupsi Gunung Dukono teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi 49.69 detik,” kata Bambang Sugiono.

Dia mengatakan peningkatan aktivitas gunung tersebut terjadi sejak Senin 30 Maret 2026 sampai saat ini. Padahal selama tujuh bulan terakhir, kata dia, aktivitas letusan Gunung Sukono sempat berhenti.

Baca Juga  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sumatera, Jakarta, hingga Jawa Tengah

“Tanggal 30 Maret 2026 kemarin sudah mulai terjadi letusan sampai sekarang,” kata Bambang Sugiono.

Dia menyatakan saat ini status gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut (mdpl) itu berada pada Level II atau Waspada.

Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan diimbau tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.

Baca Juga  Satpam BRI KC Cilegon, Panduan Efisiensi untuk Layanan Lebih Cepat

“Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap,” kata Bambang Sugiono.

Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diminta menyediakan masker, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Berita Terkait

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming
Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya
Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika
BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal
Tangis Haru Warga Sridadi Pecah Saat Peluk Bupati Brebes Terima Bantuan Bencana
Benteng Hijau untuk Randusanga Kulon, 3.700 Mangrove Ditanam Cegah Abrasi
CORE Nilai Faktor Cuaca Dan Logistik Picu Fluktuasi Harga Cabai
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Brebes Panen Lele Hasil Budidaya Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:36 WIB

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:15 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:58 WIB

Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:55 WIB

BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

Tangis Haru Warga Sridadi Pecah Saat Peluk Bupati Brebes Terima Bantuan Bencana

Berita Terbaru

Berita

BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:55 WIB