Sopir Agra Mas Brutal, Aksi Koboi di Jalan Berujung Pidana

Selasa, 7 April 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TANGERANG, LENSABUMI.COM– Aksi brutal sopir dan kondektur bus PO Agra Mas milik PT. Anugerah Mas kembali mencoreng wajah transportasi umum. Dengan gaya ugal-ugalan dan arogan layaknya preman jalanan, keduanya dilaporkan ke Polresta Tangerang usai melakukan pemukulan terhadap seorang warga Pasar Kemis

Peristiwa tersebut terjadi pada 20 Maret 2026, dipicu aksi salip-menyalip di putaran jalan yang berujung emosi tak terkendali. Alih-alih menyelesaikan secara baik, sopir dengan kendaraan bernopol B 7469 KGA justru bertindak brutal dan melakukan kekerasan terhadap korban, warga sipil asal Kecamatan Pasar Kemis.

Baca Juga  BRI Kantor Cabang Tangerang Merdeka Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi Transaksi Pelaku Usaha

Laporan resmi telah dilayangkan dengan nomor LP/B/265/III/2026/SPK Pelapor atas nama Muhammad Resnu Andaru kini mendesak pihak PT. Anugerah Mas untuk tidak lepas tangan dan segera bertanggung jawab atas ulah “sopir koboi” yang telah meresahkan dan membahayakan masyarakat.

Kasus ini kini dalam penanganan serius Satreskrim Jatanras Polresta Tangerang. Penyidik Brigadir Tri Adi Irawan mengungkapkan bahwa status kedua pelaku pemukulan yang dilakukan saudara (SN) dan (AV) sudah diperiksa dan dimintai klarifikasi lebih lanjut didampingi kepala Pool Agra Mas Nanang Sunardi pada Senin 6 April 2026.

Di sisi lain, kuasa hukum pelapor, Fajar, SH, melontarkan pernyataan tegas dan tanpa kompromi. Ia memastikan pihaknya tidak akan mundur selangkah pun dalam mengawal perkara ini.

Baca Juga  Arus Lalu Lintas Tol Cipali Melonjak, Capai 51.000 Saat Libur Natal

“Kami akan kawal kasus ini sampai ke meja persidangan. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kekerasan di jalan raya untuk lolos dari jerat hukum,” tegasnya kepada LENSABUMI.COM Senin 6 April 2026

Fajar juga mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap PT. Anugerah Mas, mulai dari aspek legalitas operasional hingga pengawasan terhadap awak kendaraan.

“Ini bukan sekadar ulah oknum, tapi sudah menyangkut tanggung jawab perusahaan. Dishub harus bertindak, jangan tutup mata,” tambahnya.

Baca Juga  Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolres Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan

Publik pun menyoroti lemahnya pengawasan perusahaan terhadap perilaku awak bus di lapangan. PT. Anugerah Mas dinilai tidak cukup hanya diam, melainkan wajib bertanggung jawab penuh baik secara hukum maupun moral atas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sopir dan kondekturnya.

Jika dibiarkan, gaya premanisme di jalan raya bukan hanya menciptakan ketakutan, tetapi juga berpotensi memakan korban berikutnya. Penegakan hukum harus tegas, dan perusahaan wajib berbenah sebelum kepercayaan publik benar-benar hilang.

(Gass)

Berita Terkait

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Konsolidasi PPIR Brebes, Kesbangpol Dorong Sinergi Kawal Program Program Presiden dan Bupati
Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Senin, 7 September 2026 - 08:20 WIB

Konsolidasi PPIR Brebes, Kesbangpol Dorong Sinergi Kawal Program Program Presiden dan Bupati

Minggu, 6 September 2026 - 19:19 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:22 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:36 WIB

Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru