Pandeglang, Lensabumi.com – Yayasan Bhakti Bela Negara menggelar kegiatan penanaman benih padi unggul jenis PS 08 di Kampung Mataram, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Jumat (24/4/2026).
Kegiatan penanaman benih padi unggul tersebut merupakan langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Program ini juga menjadi kelanjutan dari keberhasilan panen raya yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Februari lalu.

Dalam rangka mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan ketahanan pangan nasional, dua tokoh penting turut hadir dan terjun langsung ke area persawahan untuk melakukan penanaman secara simbolis.
Mereka adalah Prof. Dr. Mufti Mubarok, Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Yayasan Bhakti Bela Negara, bersama Muhamad Fachry Anggara, CEO PT Bhakti Bela Negara.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni simbolis, melainkan wujud komitmen nyata dari keluarga besar Bhakti Bela Negara dalam mengawal kedaulatan pangan Indonesia dari hulu hingga hilir.
Menyatu dengan Alam dan Petani
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Mufti Mubarok terlihat antusias turun langsung ke sawah bersama para petani. Menurutnya, keterlibatan langsung dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk perlindungan konsumen yang paling mendasar, yaitu memastikan ketersediaan pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
“Ketahanan pangan adalah pilar utama kedaulatan negara. Dengan menanam hari ini, kita sedang memastikan bahwa di masa depan tidak ada konsumen Indonesia yang kesulitan mendapatkan bahan pokok. Ini adalah manifestasi dari nilai bela negara yang sesungguhnya,” ujar Prof. Mufti di sela kegiatan.
Dukungan Nyata terhadap Program Ketahanan Pangan
Senada dengan hal tersebut, CEO PT Bhakti Bela Negara, Muhamad Fachry Anggara, menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi motor penggerak dalam mendukung akselerasi program pertanian nasional.
Ia menyatakan bahwa perusahaan akan mengintegrasikan teknologi dan manajemen pertanian modern guna meningkatkan produktivitas lahan pertanian.
“Kami di PT Bhakti Bela Negara berkomitmen untuk mengembangkan pertanian berbasis teknologi modern. Kehadiran kami di sawah hari ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan tanam yang akan kami perluas secara masif. Kami ingin memastikan program swasembada pangan bukan sekadar narasi, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani dan masyarakat luas,” tegas Fachry.
Melalui kegiatan penanaman padi unggul PS 08 ini, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, semakin meningkat serta mampu memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (Red)





