LENSABUMI.COM
Tangerang – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten, H. Wawan Sumarwan, S.H., Fraksi PDI Perjuangan, kembali menggelar reses lintas sektoral meliputi tiga wilayah yakni Kecamatan Solear, Tigaraksa dan Jambe. Senin 22 Juni 2026.

Sebanyak 300 Konstituen, kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, serta warga yang antusias menyampaikan berbagai persoalan di wilayah mereka.
Dalam pertemuan tersebut, sektor kesehatan dan pendidikan menjadi dua poin krusial yang paling banyak dikeluhkan masyarakat. Warga secara bergantian menyampaikan hambatan nyata yang mereka hadapi dalam mengakses program jaminan sosial pemerintah.
Novrina, seorang warga Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, mengeluhkan rumitnya prosedur pengurusan kartu Indonesia sehat (KIS). Menurut penuturannya, masyarakat sering kali dihadapkan pada persyaratan yang dinilai kurang masuk akal untuk kategori kondisi darurat.
”Minimal kita harus dirawat dulu tiga hari di rumah sakit, baru bisa dapat surat pengantar atau rekomendasi untuk mengurus KIS,” ujar Novrina.
Selain itu, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Proses pendaftaran sekolah tingkat SMA dinilai membingungkan.
Kuota jalur zonasi yang terbatas dan kendala teknis sistem online membuat banyak anak di Solear terancam putus sekolah atau terpaksa masuk ke sekolah swasta yang mahal.
”Bahkan banyak warga Solear khususnya Desa Cikasungka bersekolah di luar wilayah Kabupaten Tangerang, yakni di wilayah Tenjo Kabupaten Bogor.” ungkap Novrina.
Menanggapi keluhan tersebut, H. Wawan Sumarwan, menegaskan akan segera membawa permasalahan ini ke tingkat rapat komisi DPRD Provinsi Banten untuk mendesak dinas terkait memberikan solusi cepat.
Terkait SPMB, dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi sebaran sekolah dan menambah Gedung SMA baru serta ruang kelas baru guna menampung siswa-siswi di wilayah Solear.
Acara ditutup dengan komitmen dari H. Wawan Sumarwan untuk mengawal seluruh aspirasi lintas sektoral ini hingga terealisasi demi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Tangerang. (Gass)






