Dukcapil Dorong Transformasi Digital Melalui ‘IKD Goes to Campus’ di Universitas Prasetiya Mulya

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABUMICOM

TANGERANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang secara resmi memulai rangkaian program akselerasi digitalisasi administrasi kependudukan melalui kegiatan bertajuk “Talkshow & Sosialisasi Aplikasi IKD Goes to Campus”.Universitas Prasetiya Mulya Kampus BSD terpilih menjadi perguruan tinggi pertama sekaligus pelopor dalam pelaksanaan gerakan sosialisasi yang menyasar langsung kelompok civitas akademika dan generasi muda ini, Selasa(19/05/26).

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk adaptasi pemerintah daerah dalam merespons perkembangan teknologi yang kian masif, sekaligus merombak sistem pelayanan publik konvensional berbasis fisik menuju ekosistem digital yang efisien melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Dalam kesempatan ini, Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi, menekankan betapa krusialnya peran Administrasi Kependudukan (Adminduk) sebagai fondasi utama dari seluruh roda pelayanan publik di Indonesia. Adminduk bukan sekadar pelayanan dasar, melainkan pintu gerbang utama yang mengintegrasikan masyarakat dengan berbagai fasilitas negara, mulai dari sektor kesehatan, jaminan sosial, hingga sektor pendidikan tinggi.

“Adminduk ini seperti jargon yang selalu dilontarkan, bukan pelayanan dasar, tapi menjadi dasar bagi semua pelayanan. Mau ke rumah sakit, kesehatan, pendidikan, dan masih banyak lagi. Pasti ber-urusan dengan adminduk. Kita mencatat semua, dari mulai lahir sampai meninggal, itu kita catat semua,” ujar Kadisdukcapil Fachrul Rozi.

Baca Juga  Camat Kresek Pastikan Jalan Raya Bebas Sampah, Koordinasi Lintas Instansi Diperkuat

Lebih lanjut, ia memaparkan tantangan geografis dan demografis luar biasa yang dihadapi oleh Kabupaten Tangerang. Dengan luas wilayah mencapai 1.001 kilometer persegi dan total populasi yang melonjak hingga 3.500.000 jiwa pada tahun 2025, sentralisasi pelayanan publik di masa lalu sempat menimbulkan hambatan serta keterlambatan dalam pemenuhan hak-hak sipil warga.

Kadis Dukcapil Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi

Mengantisipasi hal tersebut, Disdukcapil telah melakukan ekspansi layanan secara agresif sepanjang tahun 2025 dengan membuka loket pelayanan di 29 kecamatan, satu Mall Pelayanan Publik (MPP), serta satu Gerai Pelayanan Publik. Penambahan titik layanan baru pun dijadwalkan rampung pada Oktober mendatang guna mendekatkan jarak birokrasi kepada masyarakat urban dan sub-urban.

“Dulu Kabupaten Tangerang pelayanan adminduk itu masih terfokus di dinas. Dengan luas wilayah 1.001 kilometer persegi, jumlah penduduk 3.500.000 (2025), itu ada sedikit hambatan dan terganggu pelayanan. Sehingga di tahun 2025 di bulan April, kemudian November, kita sudah membuka loket pelayanan hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang, 29 kecamatan. Satu Mall Pelayanan Publik, satu Gerai Pelayanan Publik, dan nanti di bulan Oktober kita juga akan membuka lagi Mall Pelayanan Publik yang daerah Suvarna Sutera, satu di Citra, kemudian di Termoda,” jelas Kadisdukcapil Fachrul Rozi.

Baca Juga  Cahaya Keberkahan Ramadan: Himpaudi Kecamatan Cisoka Santuni 50 Anak Yatim Serta Paket Sembako dan Berbagi Takjil

Meskipun infrastruktur fisik terus diperluas, Disdukcapil menilai bahwa digitalisasi penuh melalui IKD merupakan solusi jangka panjang yang paling mutakhir dan efisien. Aplikasi IKD dirancang untuk mengintegrasikan dokumen kependudukan esensial seperti KTP-el, Kartu Keluarga (KK), data biodata keluarga, hingga akta kelahiran langsung ke dalam gawai pintar (smartphone) milik penduduk.

“Tujuannya Agar pelayanan lebih dekat ke masyarakat. Ditambah sekarang era digitalisasi, kedepanya pelayanan adminduk itu bisa dilakukan secara lebih efisien melalui aplikasi digital. Salah satunya nanti yang akan disampaikan oleh Pak Suseno terkait IKD,” tambahnya.

Implementasi IKD ini juga diproyeksikan menjadi jawaban konkret atas permasalahan klasik kelangkaan blangko KTP fisik yang kerap dikeluhkan warga di masa lampau. Walaupun Disdukcapil menjamin ketersediaan pasokan blangko fisik di Kabupaten Tangerang aman hingga akhir tahun anggaran berkat skema belanja hibah, peralihan ke format digital dipandang jauh lebih praktis dan adaptif terhadap gaya hidup mobile generasi masa kini.

Baca Juga  Aksi Pencurian Minimarket di Pantura Brebes, Terekam CCTV

“Dulu ramai, Blangko kosong, KTP tidak bisa dicetak, Tapi untuk kabupaten insyaallah untuk blangko kita aman sampai dengan akhir tahun karena kita sudah belanja hibah. salah satu alternatif supaya untuk tidak terlalu monoton di blangko, adalah IKD,” jelasnya lagi.

Dalam kegiatan tersebut, isu krusial mengenai privasi dan keamanan data siber yang kerap menjadi kekhawatiran publik dikupas secara tuntas oleh Pak Suseno, seorang pakar keamanan informasi yang dihadirkan langsung sebagai narasumber utama. Sesi interaktif ini dimanfaatkan oleh para mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya untuk bertukar pikiran dan mendalami sistem proteksi enkripsi yang diterapkan dalam platform IKD.

Menutup agenda sosialisasi, Kadisdukcapil Fachrul Rozi menyampaikan apresiasi mendalam kepada pimpinan serta seluruh civitas akademika Universitas Prasetiya Mulya atas keterbukaan mereka menjadi mitra pertama program ini. Kerja sama ini diharapkan menjadi pemantik kolaborasi riset, pengabdian masyarakat, serta perluasan layanan adminduk berbasis kampus yang lebih luas ke depan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Berita Terkait

Kesbangpol Gelar Jambore Ormas, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah
Hari Kebangkitan Nasional 2026, Kapolresta Tangerang: Jaga Tunas Bangsa Demi Masa Depan Negara
PBVSI Panggil 16 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League 2026
Hadiri Pertemuan Gubernur DKI Jakarta, Bupati Tangerang Perkuat Sinergi Pembangunan Aglomerasi Jabodetabek
Perkuat Kampanye Integritas di Ruang Publik, Brebes Launching Pariwara Antikorupsi
Kelurahan Tigaraksa Gelar Sosialisasi Ketahanan Pangan kolaborasi dengan KWT Desa Sodong dan Perjanjian Kerjasama Dengan RS. Selaras
Buka Dialog Literasi Digital KWRI, Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth
DPC KWRI Gelar Dialog Interaktif Hadirkan Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah ‎

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:58 WIB

Kesbangpol Gelar Jambore Ormas, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:54 WIB

Hari Kebangkitan Nasional 2026, Kapolresta Tangerang: Jaga Tunas Bangsa Demi Masa Depan Negara

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:43 WIB

PBVSI Panggil 16 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:25 WIB

Hadiri Pertemuan Gubernur DKI Jakarta, Bupati Tangerang Perkuat Sinergi Pembangunan Aglomerasi Jabodetabek

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:38 WIB

Perkuat Kampanye Integritas di Ruang Publik, Brebes Launching Pariwara Antikorupsi

Berita Terbaru