1.297 Pasangan mendaftar di Sidang Isbath Nikah Terpadu Dalam Rangka HUT Ke-394 Kabupaten Tangerang

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, LENSABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kemenag dan instansi terkait lainnya terus mematangkan persiapan pelaksanaan program Isbath Nikah Terpadu. Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah memimpin langsung rapat pemantapan tersebut di Ruang Rapat Solear, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Jumat (12/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program pelayanan hukum isbath nikah terpadu sangat tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun dari 29 kecamatan, tercatat sebanyak 1.297 pasangan telah mendaftarkan diri. Angka tersebut melampaui kuota awal yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, yaitu sebanyak 1.000 pasang.

“Kuotanya kan 1.000 pasang, saat ini yang masuk sudah ada 1.297 pendaftar dari 29 kecamatan. Sudah melebihi kuota, namun yang terverifikasi lolos baru sekitar 847 pasang, dan sisanya sekitar 200 lebih belum masuk verifikasi. Oleh karena itu, masa penyelesaian administrasi kami perpanjang sampai tanggal 22 Juli mendatang,” ungkap Wabup Intan.

Baca Juga  Banjir-longsor terjang Bandung Barat, tujuh meninggal & ratusan hilang

Lanjut dia, pelaksanaan sidang isbath nikah terpadu tahap (batch) pertama rencana diadakan akan digelar pada tanggal 12 Juli 2026. Kegiatan sakral tersebut akan dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Tigaraksa.

“Strategi program ini dirancang sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang ke-394. Kendati pendaftar peserta sidang isbath nikah terpadu membludak, proses verifikasi faktual dan administrasi dilakukan secara ketat,” tandasnya.

Baca Juga  Jakarta Pertamina Enduro Amankan Runner-up, Siap di Final Four Proliga 2026

Wabup Intan juga menegaskan bahwa program Isbath Nikah Terpadu tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan, khususnya bagi kaum perempuan dan anak-anak, agar mereka mendapatkan hak legalitas dokumen kependudukan yang sah.

Kendati demikian, menguraikan menggarisbawahi bahwa program ini bukanlah sarana untuk melegitimasi atau membuka celah bagi praktik-praktik nikah siri baru yang bisa menimbulkan dampak negatif.

“Melalui isbath ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang ingin memberikan kepastian hukum kepada perempuan dan anak. Namun perlu diingat, ini bukan untuk membuka dan mengesahkan yang namanya nikah siri. Ini bukan pintu masuk untuk melegalkan nikah siri secara bebas, makanya proses ini dikunci rapat dengan berbagai macam persyaratan yang sangat ketat,” tegasnya.

Baca Juga  LAPBAS dan LSBSN Desak Polresta Tangerang Ungkap Pelaku Pengeroyokan

Menurut dia, prioritas penerima manfaat program sidang isbath nikah terpadu ini adalah pasangan suami-isteri yang secara faktual di lapangan telah membina rumah tangga dalam kurun waktu yang cukup lama, namun terhambatnya masalah biaya dan kendala lainnya untuk mengurus administrasi pernikahannya ke pengadilan.

“Kalau bisa, memang persyaratannya kita kunci untuk orang-orang yang usia pernikahannya sudah lama sekali, seperti kakek-kakek dan nenek-nenek yang selama ini memang keterbatasan biaya untuk mendapatkan legalitas atas pernikahan mereka. Itu yang menjadi fokus utama kami,”tutupnya.

Berita Terkait

Situasi Kondusif, Patroli Gabungan TNI-Polri Kawal Kepulangan Massa di Karawaci
DPD PDI-P Banten Gita Swarantika Sukses Selenggarakan Festival Wisata Kuliner Bulan Bung Karno 2026
Menteri PPPA Minta Warga Lapor Jika Mengetahui Anak Terpapar Judol
Ungkap Kronologi Pembunuhan Kadus di Mrebet
Polresta Tangerang Berhasil Tangkap Sopir Penabrak Tokoh Pramuka Kak Herman
Raih WTP Ketujuh, Brebes Jaga Kepercayaan Publik Lewat Tata Kelola Keuangan
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang.
Menkop Minta Tambahan Rp1,34 triliun Dukung 80 Ribu Kopdes Merah Putih

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:58 WIB

Situasi Kondusif, Patroli Gabungan TNI-Polri Kawal Kepulangan Massa di Karawaci

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:20 WIB

DPD PDI-P Banten Gita Swarantika Sukses Selenggarakan Festival Wisata Kuliner Bulan Bung Karno 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:04 WIB

1.297 Pasangan mendaftar di Sidang Isbath Nikah Terpadu Dalam Rangka HUT Ke-394 Kabupaten Tangerang

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:42 WIB

Menteri PPPA Minta Warga Lapor Jika Mengetahui Anak Terpapar Judol

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:24 WIB

Ungkap Kronologi Pembunuhan Kadus di Mrebet

Berita Terbaru

Berita

Ungkap Kronologi Pembunuhan Kadus di Mrebet

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:24 WIB