Gempa 6,1 Guncang Iwate, Fasilitas Nuklir Jepang Dinyatakan Aman

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokyo, Lensabumi.com – Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan gempa bumi berkekuatan magnitudo awal 6,1 mengguncang wilayah timur laut Jepang pada Minggu (28/6) pagi.

Menurut JMA, gempa terjadi pada pukul 05.21 waktu setempat dengan pusat gempa berada di Samudra Pasifik, lepas pantai Prefektur Iwate, pada kedalaman sekitar 40 kilometer dan badan tersebut tidak menyiarkan pengumuman peringatan tsunami setelah gempa tersebut.

Baca Juga  Polres Brebes Gelar Donor Darah Sambut HUT Humas Polri

Guncangan tercatat mencapai skala bawah 5 pada skala intensitas seismik Jepang yang memiliki rentang hingga 7 di sejumlah wilayah di Prefektur Aomori dan Iwate.

Perusahaan Tohoku Electric Power Co. melaporkan tidak ditemukan kondisi abnormal di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Higashidori di Prefektur Aomori maupun di kompleks pembangkit listrik tenaga nuklir Onagawa di Prefektur Miyagi.

Japan Nuclear Fuel Ltd. juga menyatakan tidak ada gangguan di fasilitas pengolahan ulang bahan bakar nuklir di Rokkasho, sebuah desa pesisir Pasifik di Prefektur Aomori.

Baca Juga  H. Wawan Sumarwan Legislator PDI Perjuangan Hadiri Pelantikan Pengurus DPD GMNI Banten

Gempa ini terjadi hanya beberapa hari setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang kawasan yang sama. Gempa tersebut mengakibatkan sedikitnya 10 orang terluka, mengganggu layanan kereta cepat Shinkansen, serta memaksa sejumlah sekolah menghentikan kegiatan belajar mengajar untuk sementara.

Gempa yang terjadi pada Kamis dini hari itu juga berpusat di lepas pantai Prefektur Iwate pada kedalaman 44 kilometer. Guncangannya mencapai skala atas 6 pada skala intensitas seismik Jepang di wilayah Hashikami, Prefektur Aomori.

Baca Juga  Imbau Suporter Persibangga Tertib saat Konvoi Perayaan Promosi Liga 3

Saat itu, JMA mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa dengan intensitas hingga skala di atas 6 yang masih dapat terjadi dalam sepekan ke depan.

Sumber: Kyodo-OANA

 

Berita Terkait

Tiga Matel yang Diduga Peras Santri di Cikupa Dibekuk Polisi, Modusnya Tuduh Motor Curian
BNPB: Jaringan Telekomunikasi-Air Bersih di NTT Masih Diakselerasi
Pimpin Apel HUT ke-65 Bupati Maesyal Rasyid Dorong Anggota Pramuka Jadi Pemimpin Masa Depan
Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD
Biadab! Ayah Tiri Cabuli Anak Selama 5 Tahun di Salembaran Jaya Kabupaten Tangerang
Demi Kemaslahatan Masyarakat, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, H. Wawan Sumarwan Sulap Mobil Pribadi Jadi Ambulance
Warga Kecamatan Curug Cetak Sejarah di HUT ke-81 RI, Arak Bendera 81 Meter ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang
BNPB: Pemerintah Siapkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Tiga Matel yang Diduga Peras Santri di Cikupa Dibekuk Polisi, Modusnya Tuduh Motor Curian

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:20 WIB

BNPB: Jaringan Telekomunikasi-Air Bersih di NTT Masih Diakselerasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Pimpin Apel HUT ke-65 Bupati Maesyal Rasyid Dorong Anggota Pramuka Jadi Pemimpin Masa Depan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Demi Kemaslahatan Masyarakat, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, H. Wawan Sumarwan Sulap Mobil Pribadi Jadi Ambulance

Berita Terbaru