Brebes, Lensabumi.com – Peta dukungan menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) IV Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Brebes 2026 mulai mengerucut. Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kecamatan Losari, Caswadi, menyatakan dukungannya kepada Asrofi untuk memimpin partai berlambang bintang mercy tersebut pada periode mendatang.
Caswadi menyampaikan sikap politiknya pada Selasa, (14/7/2026). Ia mengatakan pilihannya terhadap Asrofi didasarkan pada pertimbangan perlunya penyegaran dalam tubuh kepengurusan Demokrat Brebes.
“Dalam periode pemilihan Ketua DPC tahun ini, saya memilih Bapak Asrofi. Selain sebagai orang yang baru, tentu beliau adalah penyegaran bagi kepemimpinan partai, khususnya di Kabupaten Brebes,” kata Caswadi.
Menurut dia, figur ketua DPC ke depan tidak hanya membutuhkan kemampuan menyusun strategi politik, tetapi juga kedekatan dengan struktur partai hingga tingkat akar rumput. Caswadi menilai Asrofi memiliki karakter kepemimpinan yang mampu memberikan rasa terlindungi bagi para kader di bawah.
“Alasannya bahwa tentu Pak Asrofi itu mungkin lebih loyal terhadap kita. Sehingga kita yang di bawahnya merasa kita ternaungi,” ujarnya.
Selain faktor kedekatan dengan kader, Caswadi menyebut pengalaman sosial dan politik Asrofi menjadi salah satu alasan dukungan tersebut. Ia menilai Asrofi memiliki jaringan pergaulan yang luas serta pemikiran yang terbuka dalam melihat perkembangan politik daerah.
“Pak Asrofi adalah figur yang sudah malang melintang di pergaulan yang luas, tentu sangat memahami dan pemikirannya terbuka,” katanya.
Demokrat Harus Jadi Partai Terbuka
Caswadi juga menyinggung arah Partai Demokrat Brebes ke depan. Menurut dia, kepemimpinan baru harus mampu membawa partai menjadi lebih inklusif dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki kesamaan visi.
“Prinsip Partai Demokrat itu adalah partai terbuka. Sehingga biar berkembang tambah besar, tambah maju, tentu partai bisa bareng sejalan dengan siapapun yang memiliki visi-misi yang sama,” ujar dia.
Ia berharap Muscab IV Demokrat Brebes dapat menjadi momentum memilih sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai.
Bagi Caswadi, dinamika politik dalam musyawarah merupakan bagian dari proses demokrasi. Ia mengatakan setiap kader memiliki hak menentukan pilihan berdasarkan penilaiannya masing-masing.
“Yang namanya politik, tentu demokrasi kalau ada pilihan yang lebih baik dan yang terbaik menurut pemikirannya masing-masing, saya lebih memilih itu. Dan untuk DPC Demokrat Brebes, pilihan itu adalah Pak Asrofi,” ucapnya.
Ia menambahkan, Demokrat Brebes membutuhkan energi baru untuk menghadapi tantangan politik ke depan.
“Kita butuh energi baru, bukan sekadar melanjutkan yang ada,” kata Caswadi.






