Banjir-longsor terjang Bandung Barat, tujuh meninggal & ratusan hilang

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Tim Gabungan melakukan pencarian terhadap korban bencana longsor disertai banjir bandang yang menerjang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dimana tujuh orang meninggal dunia dan ratusan warga lainnya masih dalam proses pencarian.

Kapolsek Cisarua A. Y. Yogaswara di Bandung, Sabtu, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB,yang diawali suara gemuruh keras terdengar warga sebelum material tanah dan lumpur meluncur dari Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.

Baca Juga  AS, Meksiko, Kanada Perketat Aturan Terkait Ebola Jelang Piala Dunia

“Saat kejadian warga mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor dan lumpur, sehingga menyebabkan kerusakan berat pada permukiman di sekitar lokasi terdampak.

Berdasarkan data sementara kepolisian, sebanyak tujuh orang ditemukan meninggal dunia hingga Sabtu (24/1) pukul 12.00 WIB, sementara diduga ratusan warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan di lapangan.

Baca Juga  Ketua MUI Kabupaten Tangerang Sampaikan Pesan Idulfitri 1447 H: "Kembali ke Fitrah dan Pererat Persaudaraan"

Kapolsek menjelaskan proses evakuasi dan pencarian korban melibatkan personel kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta masyarakat setempat, yang bergotong royong membantu penanganan darurat.

Namun demikian upaya pencarian sempat terkendala oleh kondisi medan yang berat, material longsor yang tebal, serta cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah tersebut.

Baca Juga  Stok BBM untuk SPBU swasta akan kembali terisi

“Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” ujar Yogaswara.

Ia juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada dan menjauhi area longsoran, mengingat masih adanya potensi bencana susulan akibat kondisi tanah yang labil.

Berita Terkait

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Dua RDP : Soroti Sengketa Tanah, PTSL dan Minta Bapenda Lakukan Pembenahan
Soroti Lambatnya Pengurusan PTSL di BPN, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Imam Sucipto Kawal Ketat Aspirasi Warga Sukabakti
Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Fasilitasi RDP Soal Sengketa Tanah di Gembong dan PTSL Warga Sukabakti
Pasangan Kekasih Yang Membuang Bayi di Tamansari Ditangkap Polisi
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Buka Seleksi Entrepreneur Hub 2026
Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Pemkab Tangerang Tuntaskan Program Aspontren dan Sanitren
Pemkab Tangerang Luncurkan Beasiswa Madrasah Gemilang
Aksi Nyata DPC PKB Kab. Tangerang: Bagikan 10.000 Masker Gratis untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:25 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Dua RDP : Soroti Sengketa Tanah, PTSL dan Minta Bapenda Lakukan Pembenahan

Rabu, 9 September 2026 - 20:31 WIB

Soroti Lambatnya Pengurusan PTSL di BPN, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Imam Sucipto Kawal Ketat Aspirasi Warga Sukabakti

Rabu, 9 September 2026 - 19:16 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Fasilitasi RDP Soal Sengketa Tanah di Gembong dan PTSL Warga Sukabakti

Rabu, 9 September 2026 - 18:24 WIB

Pasangan Kekasih Yang Membuang Bayi di Tamansari Ditangkap Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 15:47 WIB

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Buka Seleksi Entrepreneur Hub 2026

Berita Terbaru