Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai Lapas Brebes bersama warga binaan gotong royong membersihkan Mushola Darul Amanah. Foto: istimewa

Pegawai Lapas Brebes bersama warga binaan gotong royong membersihkan Mushola Darul Amanah. Foto: istimewa

Lensabumi.com, Brebes — Sapu dan alat kebersihan menjadi bagian dari aktivitas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes, Sabtu, 17 Oktober. Bersama petugas, mereka membersihkan Musholla Darul Amanah. Bukan sekadar kerja bakti, kegiatan itu menjadi bagian dari pembinaan yang membawa warga binaan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Setelah mushola dibersihkan, Lapas Brebes menyerahkan 129 buku Iqro dan 157 buku Juz Amma kepada pengurus Musholla Darul Amanah. Buku-buku tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan mengaji dan pembelajaran membaca Al-Qur’an, terutama bagi anak-anak dan jamaah yang membutuhkan.

Kepala Lapas Kelas IIB Brebes, Mudo Mulyanto, mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan sebagai aksi sesaat. Lapas Brebes berencana menjadikannya agenda rutin setiap bulan dengan menyasar sejumlah fasilitas umum di lingkungan sekitar.

“Kegiatan baksos ini merupakan komitmen dan wujud kepedulian Lapas Brebes terhadap lingkungan sekitar. Kami mengagendakan aksi bersih-bersih fasilitas umum ini secara berkala setiap bulan,” kata Mudo.

Menurut Mudo, pembinaan warga binaan tidak cukup dilakukan melalui pengarahan di dalam lapas. Mereka juga perlu diberi ruang untuk mempraktikkan kepedulian dan tanggung jawab dalam kehidupan sosial.

“Pemasyarakatan bukan hanya tentang pembinaan di dalam Lapas, tetapi juga bagaimana warga binaan belajar untuk peduli, berbagi, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Di Musholla Darul Amanah, petugas dan warga binaan bekerja bersama membersihkan area tempat ibadah. Aktivitas sederhana itu sekaligus menjadi ruang untuk melatih kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Baca Juga  Pelantikan PD DMI, Bupati Tangerang Minta Masjid Jadi Pusat Peradaban dan Pemberdayaan Umat

Bagi warga binaan, pengalaman semacam itu penting karena pembinaan pada akhirnya akan bermuara pada satu hal: kesiapan kembali ke masyarakat. Mereka tidak hanya dituntut meninggalkan perilaku lama, tetapi juga belajar mengambil peran yang berguna bagi lingkungan.

Nilai tersebut kemudian diperkuat melalui penyerahan buku-buku keagamaan. Sebanyak 129 buku Iqro dan 157 buku Juz Amma diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan pembelajaran Al-Qur’an di Musholla Darul Amanah.

Baca Juga  Ahmad Suhud Sebut : Musrenbang Cuma  Program Seremonial, Gak ada Dampak Bagi Masyarakat

Pengurus Musholla Darul Amanah, Ustaz Wasroni, mengapresiasi keterlibatan Lapas Brebes. Ia mengatakan bantuan buku dan kegiatan bersih-bersih tersebut memberikan manfaat langsung bagi jamaah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lapas Brebes, khususnya Bapak Kalapas beserta petugas dan warga binaan, yang telah membantu membersihkan musholla dan memberikan buku Iqro serta Juz Amma,” ujar Wasroni.

Ia berharap buku-buku tersebut dapat digunakan untuk menunjang kegiatan mengaji dan pembelajaran agama.

Baca Juga  BPBD Padang Laporkan 27.433 Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Kegiatan di Musholla Darul Amanah memperlihatkan bentuk pembinaan yang tidak berhenti di balik tembok lapas. Ada kerja fisik, ada interaksi dengan masyarakat, dan ada bantuan yang manfaatnya bisa digunakan bersama.

Bagi Lapas Brebes, pembinaan bukan semata menyiapkan warga binaan untuk keluar dari lapas. Yang lebih penting adalah memastikan mereka memiliki bekal untuk kembali sebagai bagian dari masyarakat—dengan kemampuan untuk peduli, bekerja sama, dan memberi manfaat.

Kerja bakti itu mungkin berlangsung hanya beberapa jam. Namun bagi mereka yang terlibat, ia menjadi latihan kecil untuk menjalani kehidupan yang lebih besar setelah masa pembinaan berakhir.

Berita Terkait

Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot
Divisi Ekraf & UMKM PWDMI Banten Turun Langsung Jadi Panitia Sekaligus Peserta Karnaval,Meriahkan “Panjang Mulud” Provinsi Banten

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Berita Terbaru

Berita

BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:15 WIB