BNN Purbalingga Sapu Bersih Pemberantasan Peredaran Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 5 Januari 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbalingga, lensabumi.com – Senin, 5 Januari 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga gelar langkah peneguhan komitmen kelembagaan sebagai *focal point* Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Senin, 5 Januari 2026, dipimpin langsung oleh Kepala BNN, dua kegiatan utama menjadi sorotan penandatanganan Pakta Integritas dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba melalui *rapid test narcotics*, ujarnya.
Personil BNN Kabupaten Purbalingga, sebagai bentuk komitmen akuntabilitas untuk mencegah dan memberantas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Dokumen ini bukan sekadar tanda tangan dan  merepresentasikan ikrar institusional yang krusial di tengah maraknya kasus korupsi di lembaga penegak hukum Indonesia.
Pemeriksaan sampel urine secara massal menggunakan *rapid test narcotics* dengan tujuh parameter: MORP (morfin), COC (kokain), METH (metamfetamin), AMP (amfetamin), THC (ganja), CAR (Carisoprodol), dan BZO (benzodiazepin). Peserta mencakup Kepala BNN, seluruh personil, serta enam mahasiswa magang—semuanya dinyatakan negatif. Hasil ini tak hanya membersihkan nama baik institusi, tapi juga menjadi pernyataan tegas : personel BNN Purbalingga bebas dari zat adiktif.
Kepala BNN menyampaikan analogi : “Ibarat sapu, maka sebelum membersihkan lantai yang kotor, sapu itu haruslah yang bersih. Karena hanya sapu yang kotorlah yang akan memperparah kekotoran suatu lantai. Kita ibarat sapu itu, maka, sebagai insan lembaga negara yang fokus tangani narkoba, kita harus bersih dari narkoba sebelum memulai langkah dalam menggencarkan *War On Drugs For Humanity* di Kabupaten Purbalingga dan zonasi Kabupaten Banjarnegara.”ujar Dr. H. Nasrudin, S.Ag, M.M.Pd.
Inisiatif selaras dengan prinsip *integrity testing* dalam manajemen risiko narkoba, di mana deteksi dini melalui tes urine multi-parameter meningkatkan kredibilitas penegak hukum seperti dibuktikan studi Journal of Forensic Sciences (2023) yang menunjukkan penurunan 25% kasus internal abuse pasca-implementasi tes rutin.
( Agus P)
Baca Juga  Momentum HUT ke-130 BRI, BRI Unit Anyar Berikan Penghargaan Masa Kerja kepada Kepala Unit

Berita Terkait

Polsek Tigaraksa Ikuti Zoom Meeting Bersama Kapolri dalam Rangka Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026
China dikabarkan mulai dukung Iran dalam konflik dengan AS-Israel
Mendagri-Mensos salurkan bansos Rp878 miliar ke daerah bencana
Peduli Sesama, KWRI Kabupaten Tangerang Bagi-bagi Takjil di Solear ‎
Terungkap Kronologis dan Dugaan Motif Pembunuhan Suami di Tigaraksa
Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel
Bidkum Polda Banten Sosialisasikan Pemberlakuan KUHP Nasional
Pemkab Tangerang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Amjad

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:07 WIB

Polsek Tigaraksa Ikuti Zoom Meeting Bersama Kapolri dalam Rangka Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:01 WIB

China dikabarkan mulai dukung Iran dalam konflik dengan AS-Israel

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:58 WIB

Mendagri-Mensos salurkan bansos Rp878 miliar ke daerah bencana

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:31 WIB

Peduli Sesama, KWRI Kabupaten Tangerang Bagi-bagi Takjil di Solear ‎

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:24 WIB

Terungkap Kronologis dan Dugaan Motif Pembunuhan Suami di Tigaraksa

Berita Terbaru