Harga Emas Dan Perak Diproyeksikan Terus Menguat Pada 2026

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Analisis keuangan Finex, Brahmantya Himawan, menyampaikan bahwa memasuki awal 2026 prospek penguatan harga emas dan perak diperkirakan semakin konstruktif.

Ia menekankan kombinasi faktor moneter, dinamika geopolitik, serta meningkatnya kebutuhan industri menjadikan kedua logam mulia tersebut berpeluang melanjutkan reli yang lebih struktural dibanding siklus sebelumnya.

Dalam siaran pers di Jakarta, Jumat, Brahmantya menyebut harga emas diproyeksikan bergerak di kisaran 4.700–5.000 dolar AS per troy ounce pada 2026.

Baca Juga  Sambut HUT BRI ke-130, BRI BO Ciputat Gelar Brilian Sportacular Perlombaan Futsal

Dengan kurs rupiah sekitar Rp16.715 per dolar AS, proyeksi tersebut setara dengan Rp78,5 juta–Rp83,6 juta per troy ounce. Jika dikonversi ke dalam gram dan rupiah, harga emas menguat sekitar Rp2,52 juta–Rp2,69 juta per gram.

Brahmantya menilai penurunan imbal hasil riil obligasi AS menjadi katalis utama penguatan emas.

“Ketika real yield turun dan pasar melihat potensi pelonggaran moneter, emas secara historis selalu mendapat dorongan struktural. Kondisi saat ini sangat mirip dengan fase awal reli jangka panjang sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga  Harga Dua Produk Jenama Emas di Pegadaian Hari Ini Kompak stabil

Berbeda dengan emas, Brahmantya menambahkan perak memiliki karakteristik ganda sebagai logam mulia sekaligus komoditas industri.

Menurut dia, permintaan dari sektor energi terbarukan, kendaraan listrik dan teknologi diperkirakan terus meningkat, mendorong harga perak lebih agresif.

Proyeksi harga perak pada 2026 berada di kisaran 90–120 dolar AS per troy ounce, atau sekitar Rp1,5 juta–Rp2 juta per gram.

Baca Juga  Longsor Gunung Rajabasa Alarm Bencana Alam, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Ia mengatakan masuknya perak ke dalam daftar mineral kritis di Amerika Serikat semakin memperkuat prospek jangka menengah.

“Perak saat ini berada di persimpangan menarik antara kebutuhan industri dan minat investasi. Kombinasi ini membuat pergerakannya cenderung lebih agresif, terutama saat siklus ekonomi bergeser,” ucap Brahmantya.

Ia menegaskan dengan tren harga yang konstruktif, emas dan perak tetap relevan sebagai aset lindung nilai bagi investor jangka panjang.

 

Berita Terkait

Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas
GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN
Gelar Bimtek, MUI Kabupaten Tangerang Harap Khitobah Inovatif serta Moderat dalam Berdakwah 
ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia
Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat
Tingkatkan Kualitas Dakwah, MUI Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek Khotib Profesional dan Inovatif
GMNI Desak BPN Kabupaten Tangerang Pecat KJSB Gogo Martondi : Jangan Biarkan Dugaan Pungli Berkedok Jasa Profesional Menghisap Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:59 WIB

Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas

Selasa, 21 April 2026 - 19:40 WIB

GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN

Selasa, 21 April 2026 - 15:22 WIB

ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut

Selasa, 21 April 2026 - 14:43 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia

Selasa, 21 April 2026 - 13:15 WIB

Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Kepala Puskesmas Tanjung, Hero Irawan (tengah), berfoto bersama peserta usai kegiatan penyuluhan Tuberkulosis (TBC) anak dalam rangka peringatan Hari Kartini di Aula Puskesmas Tanjung, Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas Puskes Tanjung

Daerah

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:25 WIB

Petugas Lapas Brebes menandatangani ikrar deklarasi zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar) di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas

Daerah

Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 Apr 2026 - 16:27 WIB