TANGERANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun pembinaan yang produktif dan berkelanjutan bagi warga binaan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Lapas Klas I Tangerang, Beni, saat menggelar audiensi bersama sejumlah pihak dan awak media, Senin (12/01/2026).
Dalam audiensi tersebut, Kalapas Beni menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi lintas sektor guna memperkuat program pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Saat ini, Lapas Klas I Tangerang telah mengembangkan berbagai kegiatan produktif berbasis keterampilan kerja.
“Warga binaan kami arahkan untuk memiliki skill yang bisa menjadi bekal setelah bebas nanti. Saat ini kami fokus pada kegiatan produksi seperti pembuatan paving block, batako, pemecah ombak, dan produk konstruksi lainnya,” ujar Beni.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi nyata. Hasil produksi yang kini telah mampu dilakukan secara massal menjadikan produk-produk warga binaan memiliki nilai jual dan daya saing tinggi.
Lebih lanjut, Kalapas menjelaskan bahwa warga binaan juga mendapatkan honor dari hasil produksi tersebut. Meski tidak diterima secara langsung, penghasilan itu disalurkan melalui rekening khusus yang dikelola dan dipegang oleh pihak keluarga masing-masing warga binaan.
“Ini bentuk transparansi dan jaminan agar hasil kerja mereka benar-benar bermanfaat, sekaligus menjadi tabungan untuk masa depan,” jelasnya.
Selain kegiatan produksi material bangunan, Lapas Klas I Tangerang juga memberikan pelatihan keterampilan lainnya, seperti bercocok tanam dan budidaya sayuran, serta pengembangan skill kerja lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ke depan, Kalapas Beni menyampaikan pihaknya akan menjalin kerja sama dengan berbagai instansi dan pihak terkait guna memperluas pemasaran hasil produksi warga binaan, sekaligus memperkuat keberlanjutan program pembinaan tersebut.
Audiensi ini pun mendapat sambutan positif dari para awak media yang hadir. Sejumlah media menyatakan kesiapan untuk bermitra dan mendukung publikasi program pembinaan warga binaan, sebagai bagian dari upaya mendorong pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada kemandirian.
Dengan berbagai inovasi dan kolaborasi yang terus dikembangkan, Lapas Klas I Tangerang diharapkan mampu menjadi contoh lembaga pemasyarakatan yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga memberdayakan warga binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.
(*/wans)








