Klarifikasi Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang Usai Dituduh Tolak Pasien BPJS Kesehatan

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Lensabumi.com – Manajemen Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang menyampaikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video dari seorang pria yang dengan nada marah meminta agar anaknya untuk dirawat, yang kemudian memunculkan tuduhan bahwa rumah sakit menolak pasien peserta BPJS Kesehatan. Tuduhan tersebut adalah tidak benar dan perlu diluruskan agar tidak menyesatkan publik.

Sejak kedatangan, pasien anak berusia 4 tahun tersebut telah mendapatkan pelayanan medis lengkap di Instalasi Gawat Darurat (IGD), meliputi pemeriksaan dokter, pemasangan infus, pemeriksaan lab, radiologi, observasi, sampai konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien anak juga telah direkomendasikan untuk dirawat inap, sehingga tidak ada tindakan penolakan pelayanan dalam bentuk apa pun.

Baca Juga  BRI Bintaro Gelar Olahraga Padel Bersama Komunitas Padel Gastro untuk Perkuat Sinergi

Adapun pria yang bersuara dalam video viral tersebut bukan ayah pasien, melainkan kakeknya, yaitu Bapak Edih Jayadi. Dalam situasi emosional, beliau menyebut bahwa “anaknya harus dirawat”, padahal yang dimaksud adalah putri beliau (ibu dari pasien anak) yang saat itu juga merasa tidak sehat. Konteks ini tidak muncul dalam potongan video, sehingga memunculkan persepsi keliru seolah rumah sakit menolak merawat pasien anak—padahal pasien anak telah berada dalam penanganan medis.

Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa ibu dari pasien anak tidak berada dalam kondisi gawat darurat dan tidak memenuhi indikasi medis untuk rawat inap. Sesuai standar profesi dan ketentuan BPJS Kesehatan, rumah sakit tidak dapat melakukan rawat inap tanpa indikasi medis yang sah. Perbedaan antara harapan keluarga dan rekomendasi medis inilah yang memicu ketegangan, yang kemudian direkam dan disebarkan tanpa konteks utuh.

Baca Juga  Tingkatkan Kesejahteraan Umat, BAZNAS Kabupaten Tangerang Buka Layanan Pengobatan Gratis Setiap Selasa dan Kamis

Direktur Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang, dr. Maria Dewi Indrawati, menegaskan:

“Pelayanan terhadap pasien anak sudah diberikan sejak awal masuk di IGD dan pasien sudah kami atensikan untuk rawat inap. Tidak ada penolakan pelayanan dalam bentuk apa pun. Yang terjadi murni kesalahpahaman akibat situasi emosional keluarga dan konteks video yang tidak lengkap.”

Baca Juga  Persebaya Surabaya Ungguli Semen Padang 1-0

Beliau melanjutkan:

“Kami tetap berpegang pada standar operasional prosedur, regulasi BPJS Kesehatan, dan prinsip keselamatan pasien. Karena itu, setiap keputusan medis harus berdasar indikasi klinis yang objektif, bukan tekanan situasional.”

Dengan demikian, narasi yang menyebut bahwa Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang menolak pasien anak BPJS Kesehatan adalah keliru, tidak berdasar, dan tidak sesuai fakta lapangan. Pasien anak telah dan sedang mendapatkan pelayanan optimal sesuai ketentuan medis dan standar pelayanan rumah sakit.

Rumah sakit mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menyimpulkan informasi dari potongan video tanpa konteks, serta memastikan kebenaran sebelum menyebarkan informasi kepada publik. (*

Berita Terkait

Diduga Maling di Sindang Sono, Polresta Tangerang Pastikan Pria yang Diamankan Warga Alami Gangguan Jiwa
Bendahara Lapbas Kabupaten Tangerang Jadi Korban Pengeroyokan OTK ‎
Kapolresta Tangerang Pantau Pengamanan Wisata Kramat Solear
Tinjau Lokasi Banjir, Wabup Brebes Pastikan Penanganan Korban Banjir Ketanggungan
Terkait WFH, Pemkab Tangerang Menunggu Instruksi Pemerintah Pusat
Video Aksi Masjaka Desak Normalisasi Kali Babakan Beredar di Medsos
Tinjau OPD Pasca Libur Lebaran, Bupati Tangerang Pastikan Pelayanan Tetap Optimal
Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Gelar Halal Bihalal dan Apel Perdana Usai Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:12 WIB

Diduga Maling di Sindang Sono, Polresta Tangerang Pastikan Pria yang Diamankan Warga Alami Gangguan Jiwa

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:33 WIB

Bendahara Lapbas Kabupaten Tangerang Jadi Korban Pengeroyokan OTK ‎

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:22 WIB

Kapolresta Tangerang Pantau Pengamanan Wisata Kramat Solear

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:44 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Wabup Brebes Pastikan Penanganan Korban Banjir Ketanggungan

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:38 WIB

Terkait WFH, Pemkab Tangerang Menunggu Instruksi Pemerintah Pusat

Berita Terbaru