LENSABUMI.COM— Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah mempertimbangkan penerapan sistem work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah antisipatif untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, usai mengikuti apel pagi dan kegiatan halal bihalal di Lapangan Upacara Raden Aria Yudha Negara, Rabu (25/3/2025).
Menurut Soma, wacana penerapan WFH masih dalam tahap kajian internal pemerintah daerah dan akan dibahas bersama tim Pemkab Tangerang sebelum diputuskan secara resmi.
“Pada prinsipnya akan kami bahas terlebih dahulu bersama tim pemerintah daerah. Saat ini kami juga masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat,” ujar Soma.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah mulai menyiapkan sejumlah skenario, termasuk kemungkinan menerapkan sistem kerja dari rumah bagi sekitar 50 persen ASN di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD), sesuai arahan Bupati Tangerang.
Meski demikian, Soma menegaskan kebijakan tersebut tidak akan berdampak pada layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Pelayanan publik tidak boleh terganggu. Layanan kesehatan, kebersihan, dan layanan dasar lainnya harus tetap berjalan seperti biasa,” katanya.
Ia menambahkan, mekanisme teknis penerapan WFH masih dalam tahap pembahasan, termasuk penyesuaian kebutuhan operasional serta alokasi anggaran di masing-masing OPD.
Pemkab Tangerang, lanjut Soma, akan menyampaikan keputusan dan skema pelaksanaan kebijakan tersebut setelah proses kajian internal selesai dilakukan.
“Hasilnya nanti akan kami sampaikan kembali,” pungkasnya. (Bagas)







