Brebes, Lensabumi.com – Suasana religius dan penuh kekhusyukan terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes setiap malam Jumat. Melalui kegiatan pengajian dan pembacaan Surah Yasin, Lapas Brebes secara konsisten menghadirkan pembinaan spiritual sebagai bagian penting dari proses pembentukan karakter dan perubahan perilaku Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (6/2).
Kegiatan pengajian Yasin ini dilaksanakan secara rutin dan diikuti oleh Warga Binaan muslim dengan pendampingan Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Ibnu Sina dan petugas pembinaan serta pengawasan regu pengamanan. Selain menjadi sarana ibadah, kegiatan ini juga dimaknai sebagai ruang introspeksi diri, memperkuat ketenangan batin, serta menumbuhkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari Warga Binaan menjelang Ramadhan 1447 H.
Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pembinaan pemasyarakatan di Lapas Brebes.
“Pembinaan spiritual adalah fondasi utama dalam membentuk kepribadian Warga Binaan. Melalui pengajian Yasin yang rutin kami laksanakan setiap malam Jumat, kami berharap tumbuh kesadaran, keimanan, dan komitmen untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Gowim Mahali.
Sementara itu, Kasi Binadik Giatja, Ibnu Sina menambahkan bahwa Lapas Brebes terus berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang religius, aman, dan kondusif agar seluruh program pembinaan berjalan optimal.
“Kami berharap pembinaan ini benar-benar dimanfaatkan sebagai sarana perbaikan diri. Kesungguhan dan keikhlasan adalah kunci dari perubahan,” tambahnya.
Selain pengajian Pembacaan Surah Yasin, Lapas Brebes juga menyelenggarakan berbagai program pembinaan kerohanian lainnya, seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan zikir setelah salat, kajian keagamaan, serta bimbingan rohani berkelanjutan. Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk Warga Binaan yang religius, berakhlak mulia, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.
Salah seorang Warga Binaan, MM, mengungkapkan bahwa kegiatan pengajian Yasin memberikan dampak positif bagi dirinya dan rekan-rekan sesama Warga Binaan.
“Kegiatan ini membuat kami lebih tenang dan semakin dekat dengan Allah. Semoga apa yang kami jalani di sini menjadi jalan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan kesiapan menyambut bulan suci ramadhan,” ungkapnya.
Melalui pembinaan kerohanian yang berkesinambungan, Lapas Kelas IIB Brebes terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis, , dan berorientasi pada pembinaan serta perubahan perilaku positif Warga Binaan.








