LensaBumi.com – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan ketahanan pangan merupakan sebuah keharusan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang. untuk memajukan dan menguatkan sektor pertanian dalam rangka mendukung pengembangan ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang.
Hal tersebut dijelaskan Bupati Maesyal Rasyid pada acara bertajuk Ngeriung Maesyal (NGEMAS), berdialog secara langsung dengan masyarakat guna mendengar keluhan kesa serta usulan warga masyarakat Desa Mekar Jaya, Kec. Sepatan, Jum’at (08/05/26)
“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong pembangunan pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kelompok tani, pengembangan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas infrastruktur pendukung pertanian,” Jelas Maesyal.
Ia mengatakan bahwa kegiatan NGEMAS digelar dengan mengusung konsep Ngeriung, tidak hanya berfokus pada penguatan kearifan lokal tetapi lebih dari itu, penyatuan pikiran, ide/gagasan, kebersamaan, kesatuan serta kedekatan dengan masyarakat secara langsung.
Sehingga konsep ini menjadi penting sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, serta kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam membangun sektor vital seperti halnya pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
“Kita kumpul bersama dalam rangka ngeriung dengan para kelompok tani dan masyarakat tiada lain membuka ruang komunikasi terbuka serta musyawarah terkait apa saja yang diinginkan oleh kelompok tani agar lebih maju dan sejahtera,” Ujarnya.
Maesyal menyebut, kegiatan NGEMAS merupakan bagian dari penjabaran dari program Astacita Presiden Prabowo, khususnya menyangkut pembangunan pertanian dalam mempercepat serta perkuat tumbuhnya roda perekonomian yang dimulai dari bawah.
“Pembangunan pertanian harus mulai dari bawah keatas didorong untuk mempercepat dan memperkuat tumbuh kembangnya roda perekonomian dari bawah, dari desa, kecamatan yang bisa meningkatkan pendapatan para petani,” Tandasnya.
Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui OPD pada tahun 2026, telah memprogramkan pendampingan dan bantuan kepada para kelompok tani untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Bantuan tersebut di antaranya berupa penyaluran benih, bibit, pupuk, sarana penunjang pertanian dan beras untuk Intervensi Rentan Rawan Pangan Tahun 2026.
“Sebagian bantuan tersebut sudah disalurkan kepada masyarakat. untuk merangsang kelompok tani agar bisa bercocok tanam, beternak sehingga mereka benar-benar produktif dan pendapatannya juga semakin meningkat,” Ungkapnya.
Menanggapi usulan petani terkait bantuan bibit terkait tanaman jahe, bawang, tomat dan cabai, pihaknya bersama OPD terkait akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk dapat direalisasikan pada program bantuan selanjutnya.
“Ini menjadi bekal kami untuk bisa membahas dan memberikan perhatian terkait usulan kelompok tani. Mudah-mudahan apa diharapkan para petani ini secara bertahap bisa kita realisasikan nantinya,” Pungkas Maesyal.
Di akhir kegiatan tersebut Bupati Maesyal Rasyid memberikan santunan kepada anak yatim dan menyerahkan secara simbolis bantuan berupa bibit, pupuk dan traktor. (Hil)






