Prabowo Subianto: Amankan Stok Pangan Dalam Negeri Hadapi Krisis Global

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lensabumi.com – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kepada Perum Bulog untuk mengamankan stok pangan di dalam negeri sebelum diekspor ke negara-negara lain mengingat belum diketahui kapan krisis global akan berakhir.

Dalam peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang dipantau daring dari Jakarta pada Sabtu, Presiden menyampaikan bahwa di tengah peningkatan krisis pangan akibat konflik di Timur Tengah, Indonesia saat ini berhasil mengamankan pasokan pangannya dan bahkan sejumlah negara kini ingin membeli pasokan komoditas dari Tanah Air.

“Dirut Bulog mana? Jangan jual terlalu murah ya, jangan mengetok (harga) tapi jangan jual terlalu murah. Ingat krisis bisa lama ini, yang utama kita amankan rakyat kita dulu,” kata Presiden.

Baca Juga  Yamal Ruliyansyah Buka EDUWISATA PETANI UNGGULAN Patriot Ketahanan Pangan Di Karang Harja Cisoka

Presiden menyebut pasokan beras Indonesia saat ini berada dalam kondisi aman, dan beberapa negara kini berupaya membeli komoditas tersebut dari Indonesia.

Menurut Prabowo, permintaan meningkat karena sejumlah negara beberapa waktu lalu mengumumkan membekukan ekspor komoditas utamanya untuk menjaga pasokan di dalam negeri, termasuk India dan Bangladesh.

Presiden menyoroti swasembada pangan Indonesia berhasil diwujudkan karena upaya bersama para anak bangsa mulai dari petani hingga anggota TNI dan Polri yang ikut turun ke sawah dan ladang.

Baca Juga  Dengar Keluhan Kader, Warga RW 06 Perumahan Cisoka Indah Regency Renovasi Posyandu secara Swadaya ‎

Oleh karena itu, kata Presiden, memastikan kemandirian pangan menjadi salah satu kondisi yang terus berupaya dilakukan pemerintah bukan hanya mencari harga paling murah lewat impor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Survival bangsa bukan sekedar lebih murah, tapi ada atau tidak. Dan akhirnya sejarah, takdir dan kenyataan membuktikan bahwa karena kita sudah lebih dulu aman soal pangan, krisis apapun di luar negara kita, kita relatif lebih aman, lebih siap menghadapi cobaan,” tutur Prabowo.

Baca Juga  Pembangunan Sekolah Rakyat Brebes Dikebut, Jembatan Bailey Dipasang untuk Lancarkan Akses

Salah satu cara mewujudkan kedaulatan itu juga dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang salah satu perannya mendukung kegiatan pertanian dan penjualan komoditas utama di suatu wilayah.

Peresmian ini menandai bahwa 1.061 koperasi siap beroperasi. Dengan rincian terdapat 530 unit KDKMP di tujuh kabupaten di Jawa Timur dan 531 unit KDKMP di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Sebanyak 9.182 gerai KDKMP sudah dibangun per 15 Mei 2026 dengan target pembangunan total 80.000 gerai dalam beberapa tahun ke depan.

Berita Terkait

Mikrotrans Diusulkan Tak Lagi Gratis, Dikenakan Tarif Rp2.000
Venezuela Laporkan Korban Luka Akibat Gempa Lebih Dari 12 ribu orang
MUI Kabupaten Tangerang Siap Terapkan Kick Off Manajemen Mutu ISO 9001:2015
Kirab Sedekah Bumi, Ratusan Warga Bulakparen Berebut Gunungan Hasil Pertanian
Dokter Tifa Didakwa Soal Tuduhan Ijazah Palsu Dan Nama Baik Jokowi
Bulan Dana PMI Jadi Gerakan Kepedulian untuk Warga Brebes
Gagalkan Aksi Perampokan, Juru Parkir Brebes Tuai Apresiasi di Hari Bhayangkara
Jalankan Fungsi Pengawasan H. Wawan Sumarwan Ajak HNSI Diskusi

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:18 WIB

Mikrotrans Diusulkan Tak Lagi Gratis, Dikenakan Tarif Rp2.000

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:35 WIB

Venezuela Laporkan Korban Luka Akibat Gempa Lebih Dari 12 ribu orang

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

MUI Kabupaten Tangerang Siap Terapkan Kick Off Manajemen Mutu ISO 9001:2015

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:20 WIB

Kirab Sedekah Bumi, Ratusan Warga Bulakparen Berebut Gunungan Hasil Pertanian

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:15 WIB

Bulan Dana PMI Jadi Gerakan Kepedulian untuk Warga Brebes

Berita Terbaru