Yamal Ruliyansyah Buka EDUWISATA PETANI UNGGULAN Patriot Ketahanan Pangan Di Karang Harja Cisoka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama kedaulatan suatu bangsa. Di tengah tantangan perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan dinamika ekonomi global, peran petani tidak lagi sekadar sebagai pencari nafkah semata—mereka adalah garda terdepan yang menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Melalui konsep Eduwisata Petani Unggulan ” Patriot Ketahanan Pangan”, Kita mengajak masyarakat untuk memahami, menghargai, dan mendukung upaya para petani dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Apa Itu Eduwisata Petani Unggulan?

Salah satu pendiri “EDUWISATA PETANI UNGGULAN Patriot Ketahanan Pangan Yamal Ruliyansyah (Among) menyapaikan, “Eduwisata petani adalah perpaduan antara kegiatan pendidikan, pariwisata, dan pemberdayaan pertanian. Berbeda dengan wisata biasa, eduwisata ini mengajak pengunjung untuk:

Belajar langsung tentang cara bercocok tanam yang baik dan ramah lingkungan

Baca Juga  Rilis Akhir Tahun 2025 Polresta Tangerang: Angka Kriminalitas Turun 16,6 Persen

Memahami proses produksi pangan dari hulu hingga hilir

Mengenal beragam jenis tanaman pangan lokal yang menjadi kekayaan bangsa

Berinteraksi langsung dengan petani dan mendengarkan pengalaman mereka

Dengan tema “Patriot Ketahanan Pangan, kegiatan ini menekankan bahwa setiap petani memiliki peran strategis, seperti seorang pejuang yang memastikan tidak ada warga yang kekurangan pangan.

Dengan Nilai-Nilai yang

✅ Semangat Nasionalisme: Menanamkan kesadaran bahwa menghasilkan pangan adalah bentuk pengabdian kepada negara

✅ Pengetahuan Pertanian: Membuka wawasan tentang teknik bertani modern sekaligus melestarikan kearifan lokal

✅ Kepedulian Sosial: Membangun empati terhadap perjuangan petani dan tantangan yang mereka hadapi

✅ Gaya Hidup Berkelanjutan: Mengajak masyarakat mencintai produk lokal dan mendukung pertanian ramah lingkungan

Baca Juga  25 Tahun PLN Icon Plus: Nyalakan Semangat Anak Negeri

Kegiatan yang Dapat Dilakukan

1. Tur Lahan Pertanian: Berkeliling melihat langsung lahan pertanian, kebun, atau sawah yang dikelola petani unggulan

2. Praktik Langsung: Mengikuti kegiatan menanam, merawat tanaman, hingga memanen hasil pertanian

3. Kelas Edukasi: Mendapatkan penjelasan tentang ketahanan pangan, gizi, dan manfaat mengonsumsi hasil pertanian segar

4. Dialog Bersama Petani: Mendengar kisah perjuangan petani dalam menjaga ketersediaan pangan meski menghadapi berbagai kendala

5. Bazar Hasil Tani: Membeli langsung hasil panen segar dengan harga wajar sebagai bentuk dukungan nyata

Makna “Patriot Ketahanan Pangan”

Sebutan ini diberikan , karena Petani berjuang melawan ketidakpastian alam seperti kekeringan, banjir, atau serangan hama dan mereka menjaga keberlangsungan pasokan pangan meski nilai jual hasil panen sering kali tidak menentu

Baca Juga  Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Apresiasi Pelantikan CPNS Formasi 2024 ‎

Hasil kerja mereka menjadi sumber kehidupan bagi jutaan orang di seluruh penjuru negeri
– Tanpa kerja keras mereka, cita-cita Indonesia yang mandiri dan sejahtera akan sulit terwujud

Eduwisata Petani Unggulan bukan hanya sekadar kunjungan wisata, melainkan sarana untuk membangun kesadaran kolektif.

Mari kita dukung para petani sebagai pahlawan pangan kita, dengan mencintai produk lokal, menghargai kerja keras mereka, dan ikut serta menjaga keberlanjutan pertanian Indonesia.

Karena ketika petani sejahtera, ketahanan pangan terjamin, dan bangsa pun menjadi kuat.

“Setiap butir padi yang tumbuh adalah bukti pengabdian, setiap panen yang dihasilkan adalah sumbangan untuk negeri. Terima kasih, para petani unggulan—patriot ketahanan pangan Indonesia.”

(Atr)

Berita Terkait

Lapas Brebes Siap Jalankan Arahan Kementerian untuk Perkuat Pelayanan Berbasis HAM
Pemerintah Kecamatan Kresek Buka Data RTLH, Camat Tegaskan Pendataan Sudah Dilakukan
Kolaborasi Dinkes dan Lapas Brebes, Skrining TB Sasar Penghuni Pemasyarakatan
Refleksi 30 Tahun Kuda Tuli, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Gelar Doa Bersama
GIGSGOK Festival 2026 di Mall Ciputra Berlangsung Kondusif, Kapolresta Tangerang Pimpin Pengamanan
Dari Perbankan untuk Pendidikan, Komitmen BPR BKK Mandiraja Kawal Budaya Antikorupsi Pelajar Banjarnegara
Lapas Brebes Perkuat Pembinaan, Kalapas Tekankan Kewajiban Warga Binaan
Buka Diklat Saka Bhayangkara, Kapolresta Tangerang Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Disiplin dan Kamtibmas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:04 WIB

Lapas Brebes Siap Jalankan Arahan Kementerian untuk Perkuat Pelayanan Berbasis HAM

Senin, 27 Juli 2026 - 21:42 WIB

Pemerintah Kecamatan Kresek Buka Data RTLH, Camat Tegaskan Pendataan Sudah Dilakukan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:01 WIB

Kolaborasi Dinkes dan Lapas Brebes, Skrining TB Sasar Penghuni Pemasyarakatan

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:02 WIB

Refleksi 30 Tahun Kuda Tuli, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Gelar Doa Bersama

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:50 WIB

GIGSGOK Festival 2026 di Mall Ciputra Berlangsung Kondusif, Kapolresta Tangerang Pimpin Pengamanan

Berita Terbaru