Menteri LH Tanam Mangrove di Brebes, Perkuat Kolaborasi Pulihkan Pesisir dan Cegah Abrasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat mempimpin penanaman mangrove di pesisir Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Jumat (3/7/2026).

Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat mempimpin penanaman mangrove di pesisir Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Jumat (3/7/2026).

Brebes, Lensabumi.com – Upaya pemulihan kawasan pesisir dan pengendalian abrasi di Kabupaten Brebes terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen itu ditandai dengan kegiatan penanaman mangrove bersama Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat di pesisir Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Jumat (3/7/2026).

 

Kegiatan yang menjadi bagian dari Gerakan Brebes ASRI tersebut diawali dengan apel bersama, dilanjutkan penanaman mangrove di garis pantai Randusanga Kulon. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Brebes Wurja, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, komunitas lingkungan, pelajar, serta masyarakat pesisir.

Wurja mengapresiasi kehadiran Menteri Lingkungan Hidup sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap upaya pelestarian lingkungan di wilayah pesisir Brebes.

“Hari ini kita menanam 2.045 bibit mangrove. Kegiatan ini sederhana, tetapi sangat berarti karena dilaksanakan di salah satu wilayah yang saat ini menghadapi tekanan cukup berat akibat abrasi,” ujarnya.

Baca Juga  Dua Gol Kylian Mbappe Antar Prancis Tundukkan Irak 3-0

Pemerintah Kabupaten Brebes mencatat panjang garis pantai wilayahnya mencapai sekitar 63,63 kilometer. Kawasan pesisir Brebes, khususnya Randusanga Kulon, menjadi salah satu wilayah yang menghadapi ancaman abrasi cukup serius. Abrasi di wilayah tersebut tercatat mencapai sekitar 1.068 hektare, sedangkan sedimentasi sekitar 258 hektare. Kondisi serupa juga terjadi di Kaliwlingi dengan abrasi sekitar 1.200 hektare dan akresi mencapai 480 hektare.

Selain itu, lokasi penanaman di kawasan Muara Pemali Brebes merupakan Kawasan Bernilai Ekosistem Penting (KBEP) mangrove seluas kurang lebih 3.050 hektare. Kawasan ini memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menahan abrasi, serta menopang kehidupan masyarakat pesisir.

Pemkab Brebes juga terus mendorong rehabilitasi mangrove secara berkelanjutan. Hingga saat ini, penanaman mangrove di Brebes telah mencapai sekitar 578 hektare atau lebih dari 5,6 juta batang, hasil kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

Menteri Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat menegaskan, penanaman mangrove bukan hanya langkah lokal menjaga pesisir, tetapi juga bagian dari gerakan global memulihkan bumi dari dampak perubahan iklim.

Baca Juga  Kota Tangerang Masih Status Waspada Potensi Hujan Lebat

“Kita bersatu di tempat ini dalam rangka memuliakan bumi. Sekarang dunia resah karena bumi semakin panas dan emisi semakin banyak. Kita harus mengurangi emisi atau menyerap emisi yang sudah ada. Hari ini kita menjadi bagian dari upaya memulihkan mangrove Indonesia,” katanya.

Jumhur menjelaskan, dari sekitar 4,3 juta hektare kawasan mangrove di Indonesia, sekitar 30 persen atau hampir 800 ribu hektare mengalami kerusakan dan membutuhkan rehabilitasi. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah daerah untuk bergotong royong melakukan penghijauan.

“Saya mengajak semua kelompok yang memiliki dukungan sumber daya untuk bergotong royong menanam mangrove atau tumbuhan apa pun dalam rangka menghijaukan bumi,” ujarnya.

Selain menyoroti abrasi, Menteri Jumhur juga mengingatkan pentingnya penanganan persoalan sampah, khususnya pengawasan terhadap tempat pembuangan sampah terbuka atau open dumping yang berpotensi memicu kebakaran akibat gas metana, terlebih menjelang musim kemarau panjang.

Baca Juga  22 Pemudik Ikuti Program Valet and Ride Polda Jateng dari Brebes

Ia meminta seluruh kepala daerah meningkatkan kewaspadaan dan memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara aman agar tidak menimbulkan bencana lingkungan baru.

Terkait perlindungan wilayah pesisir, Menteri Jumhur menilai penanaman mangrove menjadi salah satu langkah nyata untuk menekan laju abrasi, sekaligus memperkuat ekosistem pantai. Upaya tersebut juga perlu didukung kebijakan lain, termasuk pengelolaan lingkungan perkotaan melalui konservasi air tanah, pembuatan biopori, dan penanaman pohon.

Melalui Gerakan Brebes ASRI, Pemerintah Kabupaten Brebes berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan sinergi tersebut, rehabilitasi kawasan pesisir diharapkan mampu mengurangi abrasi, menekan dampak banjir rob, serta menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove bagi generasi mendatang.

Berita Terkait

Tangis Haru Warnai Rangkaian Hari Anak Nasional, Anak Berhadapan dengan Hukum di Lapas Brebes Basuh Kaki Orang Tua
Jelang HAN 2026, Anak Binaan Lapas Brebes Ikuti Dialog dengan Menteri Imipas
Bupati Tangerang Resmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati
Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu
Polsek Kronjo Pastikan Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Secara Profesional dan Objektif
Expose Capaian Indeks Tertinggi, Desa Pasir Barat Raih Prestasi Gemilang
Lapas Brebes Ikuti Penguatan Pengawasan Internal, Irjen IMIPAS Tekankan Pencegahan Fraud
Jadikan Madrasah Cahaya Bangsa, Kemenag Kabupaten Tangerang Launching MLC

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:20 WIB

Tangis Haru Warnai Rangkaian Hari Anak Nasional, Anak Berhadapan dengan Hukum di Lapas Brebes Basuh Kaki Orang Tua

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:19 WIB

Jelang HAN 2026, Anak Binaan Lapas Brebes Ikuti Dialog dengan Menteri Imipas

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:57 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:40 WIB

Polsek Kronjo Pastikan Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Secara Profesional dan Objektif

Berita Terbaru