Pramono yakini harga cabai di Jakarta kembali normal dalam dua pekan

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meyakini harga cabai keriting di ibu kota bisa kembali normal dalam satu hingga dua minggu ke depan.

“Saya yakin dalam satu minggu dua minggu ke depan pasti bisa harga cabai di Jakarta normal kembali,” kata Pramono di Balai Kota, Kamis (19/2).

Pramono mengatakan, Pemerintah Jakarta akan membeli cabai dan menjual kepada pengecer atau pedagang dengan memberikan keuntungan Rp5.000. Pramono meyakini cara ini dapat mengendalikan inflasi di Jakarta.

Baca Juga  Presiden Kirim Empat Pesawat Yang Bawa Bantuan Skala Besar Ke Sumatera

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok menyampaikan, harga Cabai Rawit Merah (CRM) di tingkat petani wilayah Sulawesi Selatan Rp45.000 per kilogram (kg) sementara di Pulau Jawa berkisar Rp60.000-Rp80.000 per kg.

Terdapat disparitas harga yang cukup besar, sementara harga rata-rata CRM pada tingkat konsumen di Pasar Induk Kramat Jati berkisar Rp75.000-Rp90.000 per kg untuk kualitas terbaik.

Baca Juga  Jorge Martin Harus Jalani Operasi, Absen Di MotoGP Indonesia

Untuk itu, Pemerintah Jakarta akan melakukan beberapa upaya untuk menekan harga cabai di pasaran.

Badan Pangan Nasional segera melakukan Fasilitas Distribusi Pangan (FDP) dengan membeli cabai dari Pulau Jawa dan/atau Sulawesi Selatan dan mendistribusikannya melalui pedagang di Pasar Induk Kramat Jati dengan harga pengecer maksimal Rp5.000 per kg di atas harga pembelian.

Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan mendatangkan cabai dari Sulawesi Selatan sebanyak 2-3 ton per hari menggunakan harga Pasar Induk Kramat Jati.

Baca Juga  PIHPS: Harga cabai rawit merah Rp91.700/kg, daging ayam Rp39.800 kg

Kemudian, Dinas KPKP Jakarta akan melakukan monitoring untuk memastikan harga penjualan dari pedagang pengecer ke konsumen sesuai harga yang ditentukan.

Hasudungan juga memprakirakan dalam waktu dua minggu ke depan harga CRM di Pasar Induk Kramat Jati akan mengalami penurunan secara bertahap karena di beberapa wilayah produksi mulai panen seperti Pangalengan, Cimenyan, Banyu Resmi, Garut, Sumedang, Semarang, Sleman, Magelang, Mojokerto, Blitar dan Banyuwangi.

Berita Terkait

Kepala Dinas Kesehatan dr. Hendra Tarmizi Resmi Buka”GARASI GEMILANG” di SMKN 7 Kabupaten Tangerang
Persib Bandung Naik Ke Puncak Klasemen Usai Kalahkan Persija 2-1
Epson Buka Pendaftaran Pano Awards 2026, Ada Kategori Baru Fotografi Drone
Cegah Stunting dan Wasting Sejak Dini, RSUD Tigaraksa Turun Langsung Edukasi Masyarakat di Posyandu Nakula Desa Pasir Bolang
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, dr. Umie Kulsum Monitoring Kondisi Pasien RSUD Pakuhaji
RSUD Pakuhaji Laksanakan Instruksi Bupati, Gelar Aksi Bersih-Bersih Gerakan Indonesia Asri ‎
Emmanuel Macron serukan jeda perang di Timur Tengah saat Idul Fitri
Direktur RSUD Pakuhaji Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Pererat Silaturahmi dan Jaga Kesehatan ‎

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:02 WIB

Kepala Dinas Kesehatan dr. Hendra Tarmizi Resmi Buka”GARASI GEMILANG” di SMKN 7 Kabupaten Tangerang

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:13 WIB

Persib Bandung Naik Ke Puncak Klasemen Usai Kalahkan Persija 2-1

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:46 WIB

Epson Buka Pendaftaran Pano Awards 2026, Ada Kategori Baru Fotografi Drone

Jumat, 17 April 2026 - 16:03 WIB

Cegah Stunting dan Wasting Sejak Dini, RSUD Tigaraksa Turun Langsung Edukasi Masyarakat di Posyandu Nakula Desa Pasir Bolang

Rabu, 15 April 2026 - 18:23 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, dr. Umie Kulsum Monitoring Kondisi Pasien RSUD Pakuhaji

Berita Terbaru