Puluhan Anak Sakit Diduga Terdampak Uji Coba RDF Plant Rorotan

Senin, 3 November 2025 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Sebanyak 20 anak yang berdomisili RT 18 Cakung Timur mengalami sakit yang diduga terdampak uji coba operasional Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan yang menghasilkan pencemaran udara di sekitar kawasan tersebut.

“Betul ada 20 orang warga saya yang mengalami beragam penyakit terkait udara. Itu baru warga RT saya, belum dari wilayah lain,” kata Ketua RT 18 Cakung Timur Wahyu Andre Maryono di Jakarta, Senin (3/11/2025).

Menurut dia, puluhan anak itu mengalami sakit sepanjang Oktober 2025 setelah adanya uji coba RDF Plant Rorotan.

“Saya melakukan pendataan dan warga ini tercatat mengalami sejumlah penyakit,” kata dia.

Penyakit yang dialami puluhan anak itu mulai dari sakit mata, batuk pilek, muntah, dan Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Baca Juga  Narada School dan PT Souvenhostel Cipta Persada: Membangun Jiwa Wirausaha Siswa sejak Dini

Adapun 20 anak itu, yakni NT (4) batuk pilek dan sakit mata, KN (2) sakit mata dan batuk pilek, YN (7 bulan) muntah dan batuk pilek, AX (9) mata merah, KN (7) sakit mata, IR (6) batuk pilek berlarut, MTW (9) batuk pilek, RY (5) batuk, RS (4) batuk, AYK (6) batuk pilek.

ARK (3,5) batuk pilek, DR (9) batuk, JS (7) batuk, KY (2) ISPA, ARH (7 bulan) batuk pilek, KL (2) batuk, AQL (4), AD (7) ISPA, MS (3) ISPA dan mata merah, KP sakit mata dan batuk pilek.

Baca Juga  Jonathan Christie Naik Ke Rangking Lima Dunia Setelah Juara Denmark Open 2025

“Ada lima orang yang hingga hari ini masih dalam kondisi sakit,” kata Wahyu.

Ia mengatakan warga tersebut sebagian besar menjalani pengobatan mandiri dan ada juga yang berobat ke rumah sakit. “Kami minta ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah karena warga yang mengalami dampaknya,” kata dia.

Sebelumnya, warga dari sejumlah perumahan di Jakarta Timur meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghentikan operasional Refuse-Derived Fuel (RDF) Palnt Rorotan yang tidak mampu memenuhi Standar Operasi Prosedur (SOP), sehingga berdampak bagi lingkungan dan kesehatan warga.

“Kami mendesak agar RDF Plant Rorotan ditutup atau berhenti beroperasi demi menjaga kesehatan, kenyamanan, dan kualitas lingkungan hidup warga,” kata Wahyu.

Baca Juga  Ketua Lembaga Studi Ilmu Hukum, Mursalin Apresiasi Kinerja BPKAD dalam Melaksanakan Pemusnahan Arsip Secara Sistematis

 

Ia mengatakan berdasarkan fakta di lapangan ditemukan adanya pelanggaran SOP dan janji terkait operasional. Pihaknya meminta agar pengelola RDF Plant Rorotan untuk memperbaiki seluruh SOP dan menepati janji yang disepakati saat uji coba RDF Plant, mulai dari menutup rapat pintu gudang atau pabrik saat bongkar muat dan penyimpanan sampah untuk menahan penyebaran bau.

Kemudian, memastikan hanya mobil kompaktor tertutup rapat dan laik jalan yang digunakan untuk mengangkut sampah guna mencegah sampah tercecer dan mengakibatkan tumpahan air lindi (leachate) di jalanan.

“Operasional fasilitas ini yang hingga saat ini masih menimbulkan dampak negatif dan mengganggu kenyamanan serta kesehatan lingkungan warga,” kata Wahyu.

Berita Terkait

BNNP Jateng Perkuat Petompon Relawan Antinarkoba Disiapkan Zero Prevalensi Jadi Target
BNNP Jateng dan Pemkot Salatiga Bersinergi Menuju Zero Prevalensi 2045
Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara
HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor
Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD
Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi
Polsek Curug Hadir di Perempatan Pondok Bambu, Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Lancar
Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04 WIB

BNNP Jateng Perkuat Petompon Relawan Antinarkoba Disiapkan Zero Prevalensi Jadi Target

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:28 WIB

BNNP Jateng dan Pemkot Salatiga Bersinergi Menuju Zero Prevalensi 2045

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:49 WIB

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi

Berita Terbaru

Berita

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:49 WIB