Real Madrid Pecat Pelatih Utama Xabi Alonso

Selasa, 13 Januari 2026 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Real Madrid memecat Xabi Alonso sebagai pelatih tim utama setelah Madrid kalah melawan Barcelona dalam final Piala Super Spanyol di Arab Saudi pada Senin (12/1).

“Real Madrid mengumumkan bahwa Xabi Alonso tidak lagi menjadi pelatih tim utama. Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak klub dan sang pelatih,” tulis Madrid dalam situsnya pada Selasa (13/1/2026).

Baca Juga  Respon Cepat Polsek Panongan, Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector Berakhir Damai

Madrid menyampaikan rasa hormat dan apresiasi tinggi kepada Xabi Alonso.

“Klub menegaskan bahwa Alonso akan selalu mendapat tempat istimewa di hati para Madridista, mengingat statusnya sebagai legenda Los Blancos yang senantiasa merepresentasikan nilai-nilai klub. Real Madrid akan selalu menjadi rumah baginya.”

Alonso dipecat setelah kekalahan dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol dan tertinggal empat poin dari Barca dalam klasemen LaLiga.

Baca Juga  Kapolresta Tangerang Pantau Pengamanan Wisata Kramat Solear

Alonso melatih Madrid sejak 1 Juni 2025 setelah sukses menukangi Bayer Leverkusen, dengan gelar ganda domestik pada musim 2023/2024 dan membawa tim Jerman itu ke final Liga Europa.

Setelah membawa Madrid ke semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, dia memulai karier sebagai pelatih tim utama Madrid dengan memenangkan 13 dari 14 pertandingan berikutnya, kecuali kekalahan telak 2-5 dalam derbi melawan Atletico Madrid pada September 2025.

Baca Juga  Nobar Piala Dunia 2026 Bareng Polisi, Ratusan Warga Padati Satpas Polresta Tangerang

Kekalahan 0-1 dari Liverpool pada 4 November memulai rentetan kekalahan yang hanya menghasilkan dua kemenangan dalam delapan pertandingan.

Meskipun Alonso bangkit kembali dengan memenangkan lima pertandingan berturut-turut, peningkatan tersebut belum cukup meyakinkan manajemen Madrid bahwa dia harus dipertahankan.

Berita Terkait

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 19:19 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:22 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:36 WIB

Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:23 WIB

Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah

Berita Terbaru