RSUD Brebes dan Upaya Menghadirkan Pelayanan yang Lebih Humanis

Senin, 2 Maret 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Lensabumi.com – Bagi banyak orang, rumah sakit bukan hanya tempat berobat, melainkan ruang yang menyimpan kecemasan. Rasa takut menunggu diagnosis, lelah setelah perjalanan panjang, hingga khawatir akan perlakuan yang diterima kerap menjadi “penyakit kedua” sebelum obat bekerja. Namun, suasana itu perlahan mencair begitu kaki melangkah ke halaman RSUD Brebes.

Di ruang tunggu, senyum petugas menyambut lebih dulu sebelum pertanyaan diajukan. Nada suara yang pelan, sapaan yang hangat, dan tatapan penuh empati menjadi pemandangan yang kini terasa akrab. Di sini, keramahan tidak lagi sekadar jargon pelayanan, melainkan bagian dari keseharian.

Siti (40) masih mengingat jelas detik-detik menegangkan saat menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Duduk sendiri di ruang tunggu, pikirannya berkelindan antara harapan dan ketakutan. “Saya kelihatan biasa saja, tapi sebenarnya cemas,” katanya.

Baca Juga  Pemkab Brebes Perkuat SDM Sektor Publik, 13 Lulusan STTD Terima SK CPNS dan PNS

Seorang perawat lalu menghampiri, menanyakan kabar, dan memberi semangat singkat. “Itu mungkin hal kecil bagi mereka. Tapi bagi saya, rasanya seperti dikuatkan,” ucapnya dengan mata berkaca.

Pengalaman serupa dirasakan pasien lain asal Tanjung. Ia datang dengan ekspektasi rendah rumah sakit daerah, pikirnya, biasanya kaku dan terburu-buru. Dugaan itu runtuh sejak proses pendaftaran.

“Dari awal sampai ke poli, petugasnya sabar menjelaskan. Semua tersenyum,” katanya. “Saya benar-benar tidak menyangka,” tambahnya.

Perubahan suasana itu bukan kebetulan. Pemerintah Kabupaten Brebes sebelumnya menerima keluhan masyarakat soal layanan kesehatan.

Baca Juga  Tingkatkan Layanan Kesehatan, Bupati Brebes Serahkan Laptop untuk 11 Puskesmas

Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM, menegaskan pelayanan harus maksimal dan ramah, tanpa membedakan pasien umum maupun BPJS. Arahan itu menjadi titik tolak pembenahan.

Manajemen RSUD Brebes lalu bergerak. Pendekatan pelayanan diubah: bukan hanya soal kecepatan dan ketepatan medis, tetapi juga cara memperlakukan manusia yang datang dengan rasa takut dan harapan.

Wakil Direktur Pelayanan, Pengendalian, dan Mutu RSUD Brebes dr. Aries Suparmiati, M.Sc., Sp.A., menyebut sentuhan humanis menjadi bagian penting dari proses penyembuhan. “Kami sadar, antrean panjang bisa membuat pasien kesal. Tapi senyum tulus dan empati sering kali mampu meringankan beban itu,” ujarnya Senin (2/3/2026).

Pendekatan tersebut dilengkapi dengan pembaruan sistem. RSUD Brebes menghadirkan SIPOSAN RAMAH untuk memantau antrean rawat jalan, menyederhanakan layanan BPJS yang kini cukup menggunakan KTP, serta mengembangkan layanan eksekutif dan jantung invasif.

Baca Juga  BBPOM Serang temukan mie dan teri berformalin di Pasar Induk Rau

Namun, menurut Aries, teknologi hanyalah alat. “Yang utama tetap manusianya,” katanya.

Direktur RSUD Brebes drg. Adhi Supriadi, M.Kes, menegaskan keselamatan dan kenyamanan pasien adalah fondasi pelayanan. “Kami ingin pasien merasa aman, bukan hanya secara medis, tapi juga secara emosional,” ujarnya.

Di tengah bau antiseptik dan suara langkah kaki di lorong rumah sakit, perubahan itu terasa nyata. RSUD Brebes perlahan membangun wajah baru: bukan sekadar tempat menyembuhkan tubuh, melainkan ruang yang mencoba memulihkan rasa tenang.

Berita Terkait

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB