RSUD Tigaraksa Gelar Donor Darah Rutin, Jaga Ketersediaan Stok Darah di Kabupaten Tangerang

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ADVERTORIAL

TANGERANG, LENSABUMI.COM – RSUD Tigaraksa terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, Melalui agenda rutin, rumah sakit milik pemerintah daerah ini kembali menggelar aksi donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 1 RSUD Tigaraksa, Rabu (10/6/2026).

Dalam Kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Tigaraksa, dr. Elni Handayani, menyatakan bahwa aksi ini merupakan langkah konkret manajemen dalam merespons tingginya kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan.

“Kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin dari RSUD Tigaraksa yang diselenggarakan setiap dua bulan sekali. Tujuannya adalah sebagai langkah nyata kami dalam mendukung pelayanan kesehatan, khususnya untuk menjaga ketersediaan dan memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat di Kabupaten Tangerang,” ujar dr. Elni.

Kegiatan Donor Darah Rutin di RSUD Tigaraksa

Menariknya, aksi sosial ini tidak hanya menyasar pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang, tetapi juga dibuka lebar bagi masyarakat umum. Pihak manajemen bahkan telah melakukan sosialisasi masif jauh-jauh hari agar gerakan kemanusiaan ini bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga  LavAni Pastikan Tiket Final Four Proliga 2026

Melihat urgensi pemenuhan stok darah yang dinamis, dr. Elni berharap angka partisipasi masyarakat dapat terus meningkat pada pelaksanaan-pelaksanaan berikutnya.

“Harapan kami ke depan adalah semakin banyak peserta yang ikut berpartisipasi. Kami juga mengajak dan mengimbau masyarakat untuk ikut serta, karena informasi mengenai kegiatan ini sudah disebarluaskan secara luas. Semoga dari waktu ke waktu, antusiasme warga yang berperan serta terus meningkat,” tuturnya.

Lebih lanjut, dr. Elni memaparkan bahwa donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif timbal balik (win-win solution), baik bagi penerima (resipien) maupun bagi pendonor itu sendiri.

Dari sudut pandang medis, donor darah dapat membantu mengoptimalkan sirkulasi darah. Selain itu, proses ini merangsang sumsum tulang untuk memproduksi sel-sel darah merah baru sehingga regenerasi darah berlangsung lebih efektif.

Baca Juga  Dua Gol Woltemade Bantu Timnas Jerman Kalahkan Luxembourg 2-0

“Tentu saja, kegiatan ini memberikan manfaat ganda. Bagi para pendonor, ini adalah momen untuk berbagi tanpa merasa dirugikan. Secara medis, donor darah justru membuat tubuh menjadi lebih sehat karena dapat memicu proses pembentukan sel-sel darah baru secara lebih cepat,” jelasnya.

Ia menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa misi utama dari agenda rutin ini adalah menciptakan keseimbangan antara kesehatan individu dan kepedulian sosial di Kabupaten Tangerang.

“Jadi, tujuan kegiatan ini mencakup dua hal: memberikan manfaat kesehatan bagi pribadi pendonor, sekaligus membantu masyarakat yang sedang membutuhkan pasokan darah,” pungkasnya.

Manfaat nyata dari donor darah ini turut dirasakan oleh salah satu warga Kelurahan Kadu Agung, Asmiati, yang hadir sebagai pendonor. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman rutin yang sudah beberapa kali ia ikuti.

“Tujuan saya rutin mengikuti kegiatan donor darah ini adalah untuk menjaga agar sirkulasi darah di dalam tubuh tetap berjalan dengan lancar, sekaligus berharap setetes darah yang saya donorkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain,” ungkapnya.

Baca Juga  Menhut Siapkan Kawasan Preservasi Orangutan seluas 87 Ribu Hektare

Ia mengaku selalu merasakan efek positif pada tubuhnya pasca-donor seperti tubuh selalu terasa fit dan segar dan badan terasa lebih enak dan terasa ringan. Kesadaran ini membuatnya berkomitmen untuk selalu hadir setiap ada undangan donor darah.

“Saya sudah melakukan donor darah sebanyak enam kali. Jumlah tersebut belum termasuk riwayat donor sebelum saya menggunakan aplikasi,” terangnya.

Pada pelaksanaan donor darah kali ini, antusiasme masyarakat dan pegawai cukup tinggi. Tercatat sebanyak 74 orang mendaftar sebagai pendonor. Dari jumlah tersebut, 63 orang berhasil mendonorkan darahnya, sementara 11 orang lainnya ditunda atau tidak dapat mendonor karena belum memenuhi persyaratan medis, seperti kadar hemoglobin atau tekanan darah yang tidak sesuai standar. (ADV) Bagas

Berita Terkait

Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor
Asian Games 2026: Karate Sumbang Satu Perunggu Untuk Indonesia
Dibawah Komando Heriyanto, KWRI Kabupaten Tangerang Sukses Laksanakan Rapat Kerja 2026
Prabowo Ingin Sekolah Hingga Universitas Negeri Gratis
Penggagas Bank Air, Sudirman Indra Paparkan Program Kerja di Raker KWRI
Perkuat Pengamanan, Lapas Brebes Periksa Senjata Api dan Administrasinya
Mewakili Bupati, Febi Febiansyah Buka Raker KWRI Kabupaten Tangerang
Wabup Intan Ajak KMPI Perkuat Sinergi Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:27 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Minggu, 20 September 2026 - 18:13 WIB

Asian Games 2026: Karate Sumbang Satu Perunggu Untuk Indonesia

Minggu, 20 September 2026 - 11:18 WIB

Dibawah Komando Heriyanto, KWRI Kabupaten Tangerang Sukses Laksanakan Rapat Kerja 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Prabowo Ingin Sekolah Hingga Universitas Negeri Gratis

Sabtu, 19 September 2026 - 12:33 WIB

Penggagas Bank Air, Sudirman Indra Paparkan Program Kerja di Raker KWRI

Berita Terbaru

Berita

Prabowo Ingin Sekolah Hingga Universitas Negeri Gratis

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:05 WIB