Sejumlah OPD Mangkir di Musrenbang Kecamatan Jambe, Kepala Desa Layangkan Kritik Tajam

Senin, 26 Januari 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0-{}-0-0#

0-0x0-0-0-{}-0-0#

‎JAMBE – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Jambe tahun anggaran 2026 mendapatkan sorotan dari para kepala desa. Kekecewaan ini dipicu oleh absennya sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis dalam forum diskusi perencanaan wilayah tersebut pada Senin (26/1/2026).

Ketidakhadiran para pengambil kebijakan dari tingkat kabupaten ini dinilai mencederai semangat perencanaan partisipatif. Para kepala desa merasa aspirasi masyarakat yang telah disusun dari tingkat desa terkesan diabaikan karena tidak bisa dikonsultasikan langsung dengan dinas terkait.

Baca Juga  BRI BO Serang Gelar Training Santai Bersama Lapas Serang

“Kami sangat menyayangkan banyak kursi OPD yang kosong. Musrenbang ini adalah wadah sakral untuk menentukan arah pembangunan setahun ke depan. Jika OPD tidak hadir, bagaimana kami bisa memastikan usulan prioritas warga seperti infrastruktur dan pendidikan bisa diakomodir?” ujar salah satu perwakilan kepala desa di Kecamatan Jambe.

Sorotan tajam juga datang dari tokoh masyarakat setempat yang menilai ketidakhadiran OPD menunjukkan kurangnya komitmen dalam menyerap persoalan di akar rumput.

Baca Juga  Indeks Bisnis-27 ditutup melemah di tengah perombakan kabinet

‎Beberapa usulan krusial yang seharusnya dibahas secara teknis meliputi penanganan banjir di wilayah pemukiman, perbaikan jalan lingkungan, serta peningkatan sarana kesehatan.

Sementara itu, pihak kecamatan jambe mengaku bahwa sudah mengirimkan surat undangan kepada OPD terkait

“Kami sudah melayangkan undangan secara resmi kepada seluruh dinas terkait. Kehadiran mereka sangat penting untuk memberikan kejelasan mana usulan yang masuk skala prioritas kabupaten dan mana yang tidak,” tegas pihak kecamatan.

Baca Juga  Pemkab Lombok Tengah Petakan Jalur Pendakian Menuju Gunung Rinjani

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak OPD yang bersangkutan mengenai alasan ketidakhadiran mereka dalam agenda tahunan tersebut.

Para kepala desa berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang agar sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten tetap terjaga demi kemajuan pembangunan di Kecamatan Jambe. (Bagas)

Berita Terkait

Dukung Fasilitas Publik, H. Yaya Amsori Dampingi Bupati Resmikan GSG Sudirman Blok E Tigaraksa
Perekonomian bukan Hanya di Pasar Modal Oleh: Defiyan Cori
Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara
Puluhan ribu jamaah padati Istiqlal ikuti doa bersama untuk bangsa
Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit Di Pasar Jatinegara Mulai Naik
Profil drg. Adhi Supriadi, Direktur RSUD Brebes yang Baru Dilantik
Anak TK Asal Kota Serang Raih Juara Di cabang Olahraga Karate Di Turnamen BKC Piala Bupati Serang, Potensi Ciptakan Generasi Emas
‎Milad Ke-22, Doa Terbaik Mengalir untuk Febbi, Putri Bungsu Kesayangan Bunda Caroline

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:19 WIB

Dukung Fasilitas Publik, H. Yaya Amsori Dampingi Bupati Resmikan GSG Sudirman Blok E Tigaraksa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:26 WIB

Perekonomian bukan Hanya di Pasar Modal Oleh: Defiyan Cori

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:56 WIB

Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:49 WIB

Puluhan ribu jamaah padati Istiqlal ikuti doa bersama untuk bangsa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:56 WIB

Profil drg. Adhi Supriadi, Direktur RSUD Brebes yang Baru Dilantik

Berita Terbaru