Sejumlah OPD Mangkir di Musrenbang Kecamatan Jambe, Kepala Desa Layangkan Kritik Tajam

Senin, 26 Januari 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0-{}-0-0#

0-0x0-0-0-{}-0-0#

‎JAMBE – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Jambe tahun anggaran 2026 mendapatkan sorotan dari para kepala desa. Kekecewaan ini dipicu oleh absennya sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis dalam forum diskusi perencanaan wilayah tersebut pada Senin (26/1/2026).

Ketidakhadiran para pengambil kebijakan dari tingkat kabupaten ini dinilai mencederai semangat perencanaan partisipatif. Para kepala desa merasa aspirasi masyarakat yang telah disusun dari tingkat desa terkesan diabaikan karena tidak bisa dikonsultasikan langsung dengan dinas terkait.

Baca Juga  MUI Kabupaten Tangerang Siap Terapkan Kick Off Manajemen Mutu ISO 9001:2015

“Kami sangat menyayangkan banyak kursi OPD yang kosong. Musrenbang ini adalah wadah sakral untuk menentukan arah pembangunan setahun ke depan. Jika OPD tidak hadir, bagaimana kami bisa memastikan usulan prioritas warga seperti infrastruktur dan pendidikan bisa diakomodir?” ujar salah satu perwakilan kepala desa di Kecamatan Jambe.

Sorotan tajam juga datang dari tokoh masyarakat setempat yang menilai ketidakhadiran OPD menunjukkan kurangnya komitmen dalam menyerap persoalan di akar rumput.

Baca Juga  BRI BO BSD Berbagi Jajanan UMKM di Hari Ulang Tahun BRI ke-130

‎Beberapa usulan krusial yang seharusnya dibahas secara teknis meliputi penanganan banjir di wilayah pemukiman, perbaikan jalan lingkungan, serta peningkatan sarana kesehatan.

Sementara itu, pihak kecamatan jambe mengaku bahwa sudah mengirimkan surat undangan kepada OPD terkait

“Kami sudah melayangkan undangan secara resmi kepada seluruh dinas terkait. Kehadiran mereka sangat penting untuk memberikan kejelasan mana usulan yang masuk skala prioritas kabupaten dan mana yang tidak,” tegas pihak kecamatan.

Baca Juga  Antisipasi Penyebaran Wabah Penyakit Zoonotik, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Gelar Lokakarya Kesiapsiagaan

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak OPD yang bersangkutan mengenai alasan ketidakhadiran mereka dalam agenda tahunan tersebut.

Para kepala desa berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang agar sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten tetap terjaga demi kemajuan pembangunan di Kecamatan Jambe. (Bagas)

Berita Terkait

Tangis Haru Warnai Rangkaian Hari Anak Nasional, Anak Berhadapan dengan Hukum di Lapas Brebes Basuh Kaki Orang Tua
Jelang HAN 2026, Anak Binaan Lapas Brebes Ikuti Dialog dengan Menteri Imipas
Bupati Tangerang Resmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati
Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu
Polsek Kronjo Pastikan Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Secara Profesional dan Objektif
Expose Capaian Indeks Tertinggi, Desa Pasir Barat Raih Prestasi Gemilang
Lapas Brebes Ikuti Penguatan Pengawasan Internal, Irjen IMIPAS Tekankan Pencegahan Fraud
Jadikan Madrasah Cahaya Bangsa, Kemenag Kabupaten Tangerang Launching MLC

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:20 WIB

Tangis Haru Warnai Rangkaian Hari Anak Nasional, Anak Berhadapan dengan Hukum di Lapas Brebes Basuh Kaki Orang Tua

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:19 WIB

Jelang HAN 2026, Anak Binaan Lapas Brebes Ikuti Dialog dengan Menteri Imipas

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:57 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:40 WIB

Polsek Kronjo Pastikan Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Secara Profesional dan Objektif

Berita Terbaru