Suzuki Sebut BYD Sebagai Ancaman Besar Di Pasar K-Car Jepang

Selasa, 4 November 2025 - 03:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Presiden Suzuki Motor, Toshihiro Suzuki dikabarkan menyebut BYD sebagai “ancaman besar” seiring meningkatnya persaingan di pasar kendaraan kompak di Jepang.

Dilansir dari laman Carnewschina pada Selasa (4/11/2025), Toshihiro Suzuki mengakui masuknya BYD sebagai perkembangan signifikan di sektor kendaraan ringan.

“Ada banyak standar mobil kecil di seluruh dunia, dan BYD memilih standar K-Car Jepang. Saya senang akan hal itu,” ujar Suzuki.

Ia juga menyampaikan bahwa persaingan baru sedang dimulai sekaligus berharap kedua belah pihak dapat saling belajar dan maju.

Namun demikian, ia juga mengakui bahwa BYD merupakan “ancaman yang signifikan”, seraya menambahkan bahwa konsumen Jepang semakin terbuka untuk membeli produk-produk Tiongkok.

Baca Juga  BYD Tang L Bakal Debut Global Dengan Nama Atto 8

Di Tokyo Motor Show 2025, BYD menarik perhatian besar dengan peluncuran mobil Kei pertamanya untuk pasar Jepang, yakni Racco sebagai gebrakan produsen mobil Tiongkok tersebut ke salah satu segmen mobil kecil paling unik di dunia.

Menanggapi hal tersebut, General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales, Liu Xueliang mengatakan kepada media Tiongkok bahwa strategi BYD di Jepang tidak berfokus pada persaingan langsung dengan merek-merek domestik.

“Kami tidak datang untuk bersaing dengan produsen mobil Jepang. Tujuan kami adalah menawarkan lebih banyak pilihan kepada konsumen Jepang sehingga mereka dapat bebas menentukan mobil atau merek mana yang mereka sukai,” kata Liu.

Baca Juga  Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Pemkab Tangerang Tuntaskan Program Aspontren dan Sanitren

Meskipun BYD telah aktif di Jepang selama dua dekade, perusahaan ini baru resmi memasuki pasar mobil penumpang negara tersebut pada Juli 2022.

Sejak itu, BYD telah meluncurkan beberapa model mobil listrik murni termasuk Atto 3, Dolphin, Seal, dan Sealion 7.

Per Oktober 2025, total penjualan mobil penumpang BYD di Jepang mencapai 7.123 unit.

Liu mengatakan bahwa kinerja merek tahun ini telah melampaui total penjualan tahun 2024 dalam sembilan bulan pertama.

“Tren pertumbuhannya masih positif,” ujarnya .

Namun, ia juga mencatat bahwa ekspansi di Jepang diperkirakan akan tetap stabil, alih-alih pesat.

Baca Juga  Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz

“Pertumbuhan bertahap seperti ini sebenarnya bermanfaat untuk membangun platform kami. Selama proses pertumbuhan, kami terus mengidentifikasi masalah dan memperbaiki diri,” tambahnya.

Sebagai informasi, kategori K-Car Jepang umumnya dicirikan oleh mesin di bawah 660cc dengan dimensi kompak.

Segmen ini menyumbang sekitar 40 persen dari total pasar mobil Jepang, dengan penjualan tahunan sekitar 18 miliar dolar AS atau sekitar Rp301 triliun.

Diketahui, Honda N-Box terus memimpin sebagai K-car terlaris di Jepang pada tahun 2025, diikuti oleh Suzuki Spacia, Daihatsu Move, Daihatsu Tanto, dan Suzuki Hustler.

Berita Terkait

Bupati Maesyal Rasyid Paparkan Konsep Pembangunan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang
Dokter Gigi RSUD Tigaraksa Berikan Penyuluhan Tentang Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Halitosis (Bau Mulut)
AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia
Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, H. Wawan Sumarwan Lantik Ratusan Ranting dan Anak Ranting Sedapil 2
RSUP NTB Sukses Operasi Bedah Saraf Otak Pertama
62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS
Panaskan Mesin Partai, DPC PDI Perjuangan Lantik Anak Ranting Sekabupaten Tangerang
Presiden Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar bagi Peraih Emas Asian Games 2026

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:39 WIB

Bupati Maesyal Rasyid Paparkan Konsep Pembangunan Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang

Senin, 14 September 2026 - 19:59 WIB

Dokter Gigi RSUD Tigaraksa Berikan Penyuluhan Tentang Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Halitosis (Bau Mulut)

Senin, 14 September 2026 - 18:13 WIB

AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia

Minggu, 13 September 2026 - 15:56 WIB

Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, H. Wawan Sumarwan Lantik Ratusan Ranting dan Anak Ranting Sedapil 2

Sabtu, 12 September 2026 - 18:03 WIB

62 SPPG Di Tangerang Ditutup Karena Tak Kantongi SLHS

Berita Terbaru

Berita

AFC Nilai Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Utama Asia

Senin, 14 Sep 2026 - 18:13 WIB