Tumpukan sampah Pasar Induk Kramat Jati ditargetkan tuntas Jumat besok

Rabu, 8 April 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya menargetkan penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, rampung dalam waktu tiga hari ke depan, yakni pada Jumat (10/4) besok.

“Insya Allah tiga hari ke depan sudah selesai. Hari Jumat (10/4) kita targetkan seluruh penanganan tuntas,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan di Pasar Pal Meriam, Matraman, Jakarta Timur, Rabu.

Target tersebut merupakan tindak lanjut atas tenggat waktu yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta terkait percepatan penanganan persoalan sampah di kawasan pasar terbesar di ibu kota tersebut.

Baca Juga  Ketua Komisioner BAZNAS Kabupaten Tangerang Ucapkan Selamat Meraih Kemenangan, Idul Fitri 1447 Hijriah ‎

Agus memastikan, pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta terus bekerja intensif untuk menuntaskan permasalahan tersebut. Ia optimis proses pembersihan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Dalam upaya percepatan tersebut, Pasar Jaya mengerahkan puluhan armada pengangkut sampah setiap harinya.

Agus menjelaskan, rata-rata terdapat sekitar 40 ritase pengangkutan sampah per hari. Dengan kapasitas tersebut, volume sampah yang berhasil diangkut mencapai sekitar 600 hingga 700 ton setiap harinya.

Baca Juga  Kematian Lula Lahfah, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Dokter

“Kita alhamdulillah bahu-membahu dengan Dinas Lingkungan Hidup. Tiap hari hampir 40 ritase. Itu setara dengan 600 sampai 700 ton sampah yang kita angkut,” ungkapnya.

Menurut Agus, langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya normalisasi kondisi lingkungan pasar yang sempat dipenuhi tumpukan sampah.

Selain mengangkut sampah ke tempat pengolahan, Pasar Jaya juga tengah menyiapkan solusi jangka panjang guna mengatasi persoalan serupa agar tidak kembali terulang.

Salah satu upaya yang sedang disiapkan adalah pengoperasian mesin insinerator atau mesin pembakar sampah di area pasar. Namun, Agus menyebutkan bahwa saat ini alat tersebut masih dalam tahap uji coba (trial).

Baca Juga  Polsek Tigaraksa Laksanakan Program Ketahanan Pangan Penanaman Jagung Hibrida 1 Desa 2 Hektar Bersama BUMDes PEMA

“Itu masih trial. Nanti akan segera kita umumkan kalau sudah mulai beroperasi,” ucap Agus.

Menurut Agus, keberadaan insinerator ini menjadi bagian dari rencana besar Pasar Jaya untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah mandiri di pasar-pasar di bawah kelolaannya.

Dengan sistem tersebut, diharapkan volume sampah yang harus diangkut ke tempat pembuangan akhir dapat ditekan secara signifikan.

Berita Terkait

Makam Terendam Rob, Warga Randusanga Kulon Swadaya Beli Tanah Urug
RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Jalan Lingkungan Mulus, Warga Desa Carenang Sampaikan Apresiasi kepada Kades Eris Rishariyadi
RAIH 5 PENGHARGAAN, KWARCAB TANGERANG KOKOHKAN POSISI TERGIAT I SE-BANTEN
Tanpa Kabel & Gratis Pasang! Internet Murah Ini Sudah Hadir di Pasuruan
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang : Bupati Tangerang Jawab Pandangan Fraksi Terkait LKPJ 2025
Rapat Paripurna DPRD, Bupati Tangerang Respon Sejumlah Program Prioritas
Lapas Brebes Naikkan Pangkat 11 Pegawai, Tekankan Profesionalisme

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 16:58 WIB

Makam Terendam Rob, Warga Randusanga Kulon Swadaya Beli Tanah Urug

Rabu, 8 April 2026 - 16:26 WIB

RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman

Rabu, 8 April 2026 - 16:07 WIB

Jalan Lingkungan Mulus, Warga Desa Carenang Sampaikan Apresiasi kepada Kades Eris Rishariyadi

Rabu, 8 April 2026 - 13:24 WIB

Tumpukan sampah Pasar Induk Kramat Jati ditargetkan tuntas Jumat besok

Selasa, 7 April 2026 - 23:21 WIB

RAIH 5 PENGHARGAAN, KWARCAB TANGERANG KOKOHKAN POSISI TERGIAT I SE-BANTEN

Berita Terbaru