Ujian Panjang Kekeringan Di Nusa Tenggara Barat

Selasa, 23 September 2025 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Beberapa hari terakhir, hujan deras kembali mengguyur berbagai wilayah di Indonesia. Dari Sumatra hingga Jawa, dari Kalimantan hingga Maluku, air hujan turun dengan deras, membasahi sawah, pekarangan, dan jalanan kota yang semula kering.

Di sejumlah kota besar, genangan air menjadi pemandangan biasa, sementara di desa-desa, petani menyambut tetes demi tetes hujan sebagai berkah yang menenangkan tanah yang mulai menguning.

Intensitas hujan yang tinggi ini memperlihatkan keajaiban alam sekaligus menunjukkan ketidakmerataan distribusi air yang kerap membingungkan masyarakat dan pemerintah.

Baca Juga  Polresta Tangerang Bangun dan Revitalisasi 14 Jembatan Merah Putih Bantu Tingkatkan Konektivitas Warga

Di sebagian besar wilayah, hujan menghadirkan napas baru bagi pertanian dan ekosistem setempat. Sungai kembali mengalir deras, embung terisi, dan saluran irigasi bekerja maksimal.

Namun, di sisi lain, fenomena ini menegaskan sebuah realitas yang tidak bisa diabaikan. Meski hujan lebat terjadi di banyak daerah, ada wilayah yang justru terperangkap dalam kekeringan panjang, menguji ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim dan pola cuaca ekstrem.

Salah satu wilayah yang menghadapi tantangan ini adalah Kecamatan Lape, di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Empat bulan terakhir, langit di atas Lape nyaris tak meneteskan hujan. Tanah retak di sawah, sumur menyusut, dan sumur tadahan warga mulai mengering.

Baca Juga  Pererat Silaturahmi, Hasan Basri Ketua RW 06 Perumahan Cisoka Regency Gelar Halalbihalal Idulfitri 1447 H ‎

Aktivitas sederhana sehari-hari berubah menjadi perjuangan. Setiap pagi, para petani harus menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan air bagi ternak dan kebutuhan rumah tangga. Sumur yang biasanya menjadi sumber utama air sejak awal musim kemarau kini sudah kering, memaksa warga beradaptasi dengan keterbatasan sumber daya.

Fenomena yang dialami Lape bukan sekadar peristiwa lokal. Kekeringan panjang ini mencerminkan tantangan ketahanan air yang rapuh di tengah pola cuaca ekstrem.

Baca Juga  Indonesia–Inggris Sepakati Kerja Sama Ekonomi, Proyek Kereta Urban Surabaya Jadi Sorotan

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Lape tercatat mengalami lebih dari 100 hari tanpa hujan, termasuk kategori kekeringan ekstrem.

Tidak hanya Lape, sejumlah wilayah lain di Sumbawa, Dompu, dan Bima juga menghadapi kondisi serupa, dengan hari tanpa hujan mencapai lebih dari 60 hari.

Tren ini menjadi sinyal peringatan akan tekanan musim kemarau yang semakin panjang, yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tapi juga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Berita Terkait

RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK
Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat
Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol
RDP Bersama DPRD dan Warga Cirarab, BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD 2027
Pelantikan & Dialog Kebudayaan KMB UMJ: Dobrak Stagnasi Regenerasi, Siapkan Pemuda Betawi Ambil Peran Strategis Nasional

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:12 WIB

RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:05 WIB

RDP Bersama DPRD dan Warga Cirarab, BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD

Berita Terbaru