UNICEF Sebut Pentingnya Integrasi Sekolah layanan Kesehatan Mental

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – UNICEF menyebut pentingnya mengintegrasikan sekolah dengan sistem layanan kesehatan mental untuk mengenali tanda-tanda stres pada anak, sehingga kejadian anak bunuh diri seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak terulang kembali.

Perwakilan UNICEF di Indonesia Maniza Zaman dalam acara pengukuhan Duta Nasional UNICEF di Jakarta, Selasa, mengatakan pihaknya selama ini telah berkolaborasi lintas pihak, termasuk bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk melatih tenaga profesional agar memberikan layanan konseling di sekolah.

“UNICEF mengintegrasikan isu kesehatan mental dalam berbagai program lintas kementerian, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kemendikdasmen. Kami mendorong penguatan sistem layanan kesehatan mental melalui pelatihan tenaga profesional, pengembangan layanan konseling di sekolah, serta peningkatan kapasitas guru untuk mengenali tanda-tanda stres pada anak,” katanya.

Baca Juga  Rosan Roeslani Minta Audit Total Usai Tabrakan Kereta Bekasi, 14 Orang Tewas

Maniza menekankan peran UNICEF terbatas pada memberikan rekomendasi, riset, dan praktik baik dari berbagai negara, sedangkan keputusan dan implementasi kebijakan tetap berada di tangan pemerintah. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama untuk menghapus kekerasan pada anak.

Selain memberikan perlindungan di dunia nyata, UNICEF juga menegaskan pentingnya perlindungan di dunia digital. Meski digitalisasi membawa manfaat, dunia digital juga rentan terhadap ancaman anak, seperti perundungan online dan eksploitasi seksual daring. Dampak trauma dari kekerasan online bisa sangat panjang, karena jejak digital sulit dihapus.

Baca Juga  Calvin Verdonk Cetak Satu Assist Ketika Lille Takluk 3-4 Dari PAOK

“UNICEF bekerja sama dengan pemerintah, penyedia layanan internet, dan berbagai aktor lain untuk memperkuat regulasi, meningkatkan literasi digital, serta mengedukasi anak, orang tua, dan pengasuh agar mampu menciptakan lingkungan digital yang aman,” ujar dia.

Sementara itu, Duta Nasional UNICEF, Cinta Laura Kiehl menyampaikan pentingnya kolaborasi antar-lembaga untuk mengatasi masalah kesehatan mental anak di Indonesia.

Baca Juga  Mengenal Jenis-Jenis Plastik yang Diklaim Ramah Lingkungan

“Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri untuk mengatasi hal ini. Selain peran saya sebagai National Ambassador UNICEF, saya juga menjalankan yayasan dan gerakan pribadi, serta bekerja sama dengan berbagai institusi di bidang kesehatan mental, pendidikan, dan perlindungan anak, karena untuk menegakkan perlindungan anak, kita juga perlu mengedukasi orang tua dan pendidik, serta meningkatkan layanan kesehatan yang terintegrasi dengan pendidikan di sekolah,” tuturnya.

Cinta menegaskan hanya dengan kolaborasi, seluruh pihak bisa mewujudkan tujuan dan mimpi untuk masa depan anak-anak Indonesia.

Berita Terkait

Nonce Thendean Tegaskan, Terkait Isu Miring Tentang Mobil Siaga Dipastikan HOAX
Kesbangpol Gelar Jambore Ormas, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah
Hari Kebangkitan Nasional 2026, Kapolresta Tangerang: Jaga Tunas Bangsa Demi Masa Depan Negara
PBVSI Panggil 16 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League 2026
Hadiri Pertemuan Gubernur DKI Jakarta, Bupati Tangerang Perkuat Sinergi Pembangunan Aglomerasi Jabodetabek
Dukcapil Dorong Transformasi Digital Melalui ‘IKD Goes to Campus’ di Universitas Prasetiya Mulya
Perkuat Kampanye Integritas di Ruang Publik, Brebes Launching Pariwara Antikorupsi
Kelurahan Tigaraksa Gelar Sosialisasi Ketahanan Pangan kolaborasi dengan KWT Desa Sodong dan Perjanjian Kerjasama Dengan RS. Selaras

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:27 WIB

Nonce Thendean Tegaskan, Terkait Isu Miring Tentang Mobil Siaga Dipastikan HOAX

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:54 WIB

Hari Kebangkitan Nasional 2026, Kapolresta Tangerang: Jaga Tunas Bangsa Demi Masa Depan Negara

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:43 WIB

PBVSI Panggil 16 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:25 WIB

Hadiri Pertemuan Gubernur DKI Jakarta, Bupati Tangerang Perkuat Sinergi Pembangunan Aglomerasi Jabodetabek

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:21 WIB

Dukcapil Dorong Transformasi Digital Melalui ‘IKD Goes to Campus’ di Universitas Prasetiya Mulya

Berita Terbaru