Kemenhut Prioritaskan Rehabilitasi Hulu Sungai di Aceh, Sumut, Sumbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera, Lensabumi.com – Kementerian Kehutanan memprioritaskan program rehabilitasi bentang alam pada kawasan hulu sungai guna mengatasi akar penyebab bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Dyah Murtiningsih mengatakan bahwa pemulihan ekosistem di bagian hulu itu penting dan sangat krusial dibandingkan hanya memperbaiki infrastruktur di area hilir yang terdampak, sehingga risiko serupa di kemudian hari dapat diminimalkan.

“Kita perbaiki tidak hanya yang terdampak, tetapi justru hulunya yang menyebabkan itu terjadi. Fokusnya melakukan rehabilitasi pada area-area yang menjadi penyebab bencana hidrometeorologi,” kata dia usai acara “Peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia” di Jakarta, Rabu (1/7).

Baca Juga  Kasus tabrak lari di Kalimalang, pengemudi Pajero resmi jadi tersangka

Dyah menjelaskan bahwa strategi ini diambil sebagai respons komprehensif atas rentetan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang sempat melanda tiga provinsi itu.

Fokus penanganan darurat dari hulu ke hilir ini dipastikan menyasar area-area kritis yang berada di dalam kawasan hutan maupun pada area penggunaan lain di luar kawasan hutan.

Untuk mengoptimalkan pemulihan vegetasi di luar kawasan hutan, dia menjelaskan bahwa Kemenhut secara intensif menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah guna menyinkronkan data pemetaan lahan kritis terdampak bencana.

Baca Juga  Ketua DPD NasDem Tangerang Apresiasi Kontribusi Pekerja

Misalnya aliran Sungai Aek Godang di Sibolga, Sumatera Utara, atau Sungai Aek Sommanggita, Aek Godang, Aek Hopong Na Dao, dan Aek Paru di Hutanabolon, Tapanuli Tengah yang tidak hanya mengalami pendangkalan drastis tetapi sebagian besar sudah tertutup setelah banjir bandang dan longsor menerjang kawasan perbukitan di bagian hulu sungai itu pada November 2025.

Dyah mengatakan bahwa langkah restorasi dan rekonstruksi lingkungan ini juga diperkuat dengan usulan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) senilai Rp600 miliar pada APBN tahun ini yang dialokasikan ke dalam beberapa direktorat jenderal.

Baca Juga  HUT ke-3 Lensabumi.com, Dorong Pers Tetap Berintegritas di Tengah Disrupsi Artificial Intelligence

Kemenhut menjadikan sebagian dana tersebut juga untuk memperkuat penegakan hukum di wilayah hulu sungai guna mencegah aktivitas perusakan hutan yang memicu penurunan daya dukung lingkungan.

“Anggaran tambahan tersebut tidak hanya dialokasikan untuk penanaman pohon, melainkan juga untuk mendanai perbaikan tata kelola kehutanan terpadu dan kelanjutan program perhutanan sosial-penegakan hukum yang ada di sana, kemudian kita rehabilitasi,” kata dia.

Dyah mengaku optimistis melalui integrasi program antara rehabilitasi hulu dan penegakan hukum ini risiko ancaman bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan secara signifikan di masa depan.

Berita Terkait

Tiga Matel yang Diduga Peras Santri di Cikupa Dibekuk Polisi, Modusnya Tuduh Motor Curian
BNPB: Jaringan Telekomunikasi-Air Bersih di NTT Masih Diakselerasi
Pimpin Apel HUT ke-65 Bupati Maesyal Rasyid Dorong Anggota Pramuka Jadi Pemimpin Masa Depan
Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD
Biadab! Ayah Tiri Cabuli Anak Selama 5 Tahun di Salembaran Jaya Kabupaten Tangerang
Demi Kemaslahatan Masyarakat, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, H. Wawan Sumarwan Sulap Mobil Pribadi Jadi Ambulance
Warga Kecamatan Curug Cetak Sejarah di HUT ke-81 RI, Arak Bendera 81 Meter ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang
BNPB: Pemerintah Siapkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Tiga Matel yang Diduga Peras Santri di Cikupa Dibekuk Polisi, Modusnya Tuduh Motor Curian

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:20 WIB

BNPB: Jaringan Telekomunikasi-Air Bersih di NTT Masih Diakselerasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Pimpin Apel HUT ke-65 Bupati Maesyal Rasyid Dorong Anggota Pramuka Jadi Pemimpin Masa Depan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Gerakan Beriklan di Media Lokal, SMSI Tangsel Soroti Satuan Harga Iklan Tiap OPD

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Demi Kemaslahatan Masyarakat, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, H. Wawan Sumarwan Sulap Mobil Pribadi Jadi Ambulance

Berita Terbaru