Wamen Viva Yoga Janjikan Solusi untuk Akses Jalan UPT Batu Ampar

Kamis, 11 September 2025 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Bagi orang yang pertama kali ke Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Batu Ampar, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, pasti akan kaget. Jalan menuju ke sana berupa tanah, bebatuan, kerikil, dan berlumpur bila tergenang air atau saat hujan.

Tak hanya itu, ruas jalan ada yang berkelok dan kerap dijumpai tanjakan dan turunan yang curam sehingga kendaraan yang melintas di sana sepertinya hanya mobil double gardan. Bila hendak ke sana seolah-olah kita sedang ‘off road’ dengan medan extrim.

Meski jalan tanah yang terjal ditambah dengan kondisi alam di antara perkebunan sawit dan semak belukar yang mengepung pemukiman, hal demikian tidak membuat Triyono patah semangat dalam menjalani hidup sebagai seorang transmigran. Pria asal Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, itu mengakui kali pertama menempati unit pemukiman itu merasa shock, “jalannya di antara tebing yang curam”, ujarnya.

Seiring perjalanan waktu di mana ia ditempatkan mulai Desember 2023 hingga sekarang, dirinya sudah bisa beradaptasi bahkan betah dengan suasana yang ada. “Di sini tanah harapan saya”, ungkapnya. Triyono saat ini menjadi petani kopi, kelapa sawit, hingga menanam sayuran dan cabai. Hasil kebunnya dijual pada pengepul yang ada di Suka Rame. Dikatakan dalam beraktivitas, ia menggunakan sepeda motor. Motor yang dimiliki disebut kuat menanjak sebab katanya sudah biasa dengan jalan yang terjal.

Baca Juga  Lima Lokasi SIM Keliling di Jakarta pada Jumat 14/11/2025

Triyono merupakan salah satu transmigran di antara puluhan transmigran dan keluarganya yang menyambut kedatangan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Balai Pertemuan Batu Ampar, 10/9/2025. Viva Yoga datang  bersama dengan Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajudin, Pj Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Forkompida Bengkulu Selatan serta dinas terkait baik kabupaten maupun provinsi.

Di hadapan transmigran dan keluarganya, Viva Yoga mengatakan transmigrasi untuk memindahkan penduduk dari daerah yang padat ke kawasan yang longgar, tujuannya untuk menjaga tanah air dan memperkuat NKRI. “Dengan adanya penduduk di kawasan yang sepi dan senyap, wilayah tanah air kita terjaga”, ujarnya.  “Transmigran yang berasal dari Nganjuk, Semarang, Purwakarta, Kuningan, dan Madiun berbaur dan bersatu di tempat ini sehingga memperkokoh persatuan bangsa”, tambahnya.

Baca Juga  MU Kembali Ke Jalur Kemenangan Setelah Taklukkan Chelsea 2-1

Transmigrasi di Bengkulu Selatan dimulai sejak tahun 1979. Kawasan transmigrasi yang ada berkembang menjadi desa dan kecamatan definitif serta menjadi sentra pertanian. Di Batu Ampar menurut Viva Yoga ada 33 kepala keluarga. “UPT ini masih dalam pembinaan”, ujarnya. Meski dalam pembinaan, Kementerian Transmigrasi segera menuntaskan kebutuhan para transmigran.

Lahan-lahan yang diberikan saat ini dalam proses sertipikati menjadi SHM. Dari 77 bidang lahan yang hendak disertipikati, tinggal 22 bidang dalam proses selesai. “Kita tuntaskan tahun ini”, ujarnya. “Apabila ada yang belum mendapatkan sertipikat SHM, segera lapor ke Kementerian Transmigrasi”, tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Viva Yoga memberikan bantuan dari dana APBN TA 2025 sebesar Rp4,5 miliar. Dana yang digelontorkan itu untuk renovasi sekolah, pengadaan toilet dan air bersih, pembangunan jalan non status penghubung desa sepanjang 2 km. Dengan bantuan sebesar itu diharap masalah akses jalan yang seperti jalur off road itu terselesaikan.

Baca Juga  BKPSDM Tegaskan Sanksi Berat Bagi ASN yang Terus-Menerus Mangkir Apel Pagi, Penurunan Pangkat Menanti

Ketika UPT Batu Ampar dibangun, rumah transmigran disokong dengan panel-panel surya untuk mensuplai kebutuhan listrik. Dalam perjalanan waktu keberadaan panel surya itu ada yang masih berfungsi ada pula yang tidak. Saat ini transmigran di sana mengakui di UPT belum ada listrik.

Menanggapi hal yang demikian, Viva Yoga mengatakan dirinya sudah dua kali berkoordinasi dengan Kementerian ESDM. “Saya berkoordinasi langsung dengan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung untuk membahas program Listrik Masuk Desa”, ujarnya. Kementeriaan Transmigrasi sudah mendaftarkan 55 desa transmigran yang perlu dialiri listrik. “Bila ada data baru desa transmigrasi yang belum dialiri listrik, datanya akan kita serahkan ke Kementerian ESDM lagi”, ujarnya.

Dengan program Listrik Masuk Desa dan dirinya sudah berkoordinasi langsung dengan Yuliot Tanjung maka masalah penerangan di Batu Ampar akan teratasi. “Jadi masalah yang teratasi di Batu Ampar tidak hanya listrik namun juga jalan, status tanah, air bersih, dan yang lainnya”, ujar mantan Anggota Komisi IV DPR itu.

Berita Terkait

GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN
Gelar Bimtek, MUI Kabupaten Tangerang Harap Khitobah Inovatif serta Moderat dalam Berdakwah 
ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia
Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat
Tingkatkan Kualitas Dakwah, MUI Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek Khotib Profesional dan Inovatif
GMNI Desak BPN Kabupaten Tangerang Pecat KJSB Gogo Martondi : Jangan Biarkan Dugaan Pungli Berkedok Jasa Profesional Menghisap Rakyat
Wabup Intan Tegaskan Pentingnya Kedisiplinan Sebagai Fondasi Tingkatkan Pelayanan Publik
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:40 WIB

GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN

Selasa, 21 April 2026 - 16:13 WIB

Gelar Bimtek, MUI Kabupaten Tangerang Harap Khitobah Inovatif serta Moderat dalam Berdakwah 

Selasa, 21 April 2026 - 14:43 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia

Selasa, 21 April 2026 - 13:15 WIB

Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 13:04 WIB

Tingkatkan Kualitas Dakwah, MUI Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek Khotib Profesional dan Inovatif

Berita Terbaru

Kepala Puskesmas Tanjung, Hero Irawan (tengah), berfoto bersama peserta usai kegiatan penyuluhan Tuberkulosis (TBC) anak dalam rangka peringatan Hari Kartini di Aula Puskesmas Tanjung, Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas Puskes Tanjung

Daerah

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:25 WIB

Petugas Lapas Brebes menandatangani ikrar deklarasi zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar) di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas

Daerah

Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 Apr 2026 - 16:27 WIB