Konsolidasi KAHMI Sumatera, Viva Yoga: Kebersamaan Kunci Membangun Bangsa

Minggu, 21 September 2025 - 03:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 lensabumi.com – Sesama alumni HMI harus bergandengan tangan untuk saling membantu, membesarkan, dan mendukung dalam segala lini kehidupan baik dalam penguatan ekonomi, politik, sosial, dan budaya. Bila sesama alumni bercerai, terbelah, maka kekuatan organisasi alumni ini kurang memiliki daya tawar.

Ungkapan demikian disampaikan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat dirinya menjadi ‘keynote speech’ dalam ‘Pertemuan Regional Majelis Wilayah (MW) dan Majelis Daerah (MD) KAHMI se-Sumatera’, Kota Batam, Kepulauan Riau, 20/9/2025.

Hadir dalam acara bertema ‘Konsolidasi KAHMI Untuk Indonesia Maju’ itu Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI sekaligus Ketua Komisi II DPR M. Rifqimizamy Karsayuda, Walikota Batam sekaligus Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Batam Amsakar Achmad, Koordinator Presidium MW KAHMI Provinsi Kepulauan Riau Suryadi, dan utusan KAHMI dari berbagai MW dan MD.

Baca Juga  Doa Pagi dan Evaluasi Hasil, Komitmen Insan BRILian KC Cilegon Tingkatkan Kualitas Layanan

Lebih lanjut dikatakan, kekuatan (organisasi) merupakan separuh jalan untuk mencapai tujuan. Kekuatan alumni yang tersebar di berbagai lembaga negara bila terkonsolidasi akan memberi manfaat yang besar. “Kekuatan seperti inilah yang harus dimiliki oleh KAHMI”, ujar mantan Koordinator Presidium MN KAHMI itu.

Viva Yoga senang KAHMI Sumatera melakukan konsolidasi. “Acara ini sangat penting”, ujarnya. Konsolidasi sudah dilakukan KAHMI Papua dan Maluku, dan selanjutnya oleh KAHMI Sulawesi, Kalimantan, dan Jawa. Diungkap, konsolidasi organisasi merupakan salah satu tujuan mengapa KAHMI didirikan pada tahun 1966 di Surakarta, Jawa Tengah. “Saat itu alumni tersebar di berbagai medan pengabdian, dengan lahirnya KAHMI maka semua potensi alumni menjadi terkonsolidasi”, ujar mantan Ketua Umum HMI Cabang Denpasar itu.

Baca Juga  Dramatis, Tim Futsal Indonesia Kalahkan Vietnam 3-2

Pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu menceritakan dalam banyak grup whatsapp (WA) yang menghimpun alumni HMI, dirinya kerap membaca status-status yang ada, rupanya ada di antara alumni yang kurang lengkap dalam membaca informasi sehingga menimbulkan disinformasi terkait masalah politik dan yang lainnya. Akibatnya di antara alumni itu ada yang menghujat alumni yang lain.

Menurut mantan Anggota Komisi IV DPR itu, di sini pentingnya adanya kebersamaan, ‘jiwa korsa’. Dalam negara demokrasi bersifat kritis itu dijamin oleh konstitusi. Begitu juga kritis pada alumni yang berada dalam lembaga negara, baik itu eksekutif, legislatif, dan judikatif tidak menjadi masalah, suatu hal yang inheren, bahkan perlu dikembangkan sikap kritisme namun bila berpandangan dengan acuan disinformasi maka pernyataan yang disampaikan pasti tidak tepat. “Kritis itu tidak dilarang namun harus berdasarkan data dan fakta”, tuturnya.

Baca Juga  BRI Bintaro Gelar Pengajian Rutin Jumat Pagi, Perkuat Spiritualitas dan Integritas Pegawai

Alumni HMI baik di dalam atau di luar kekuasaan menurut Viva Yoga tetap melakukan konsolidasi. Mereka berkonsolidasi untuk kepentingan umat, bangsa, dan negara. “Bila pemerintah ini baik maka kebaikan akan tertuju pada umat, begitu juga sebaliknya”, ujarnya.

Berita Terkait

Yaqut Cholil Qoumas resmi ditahan KPK
Prabowo minta pasokan BBM hingga jaringan internet stabil saat Lebaran
Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, DPC KWRI Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim
Tebarkan Kebaikan di Bulan Suci, BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Tangerang Santuni Yatim Piatu serta Berbagi Takjil
BAZNAS Kabupaten Tangerang Bersama PT Paragon Salurkan Zakat Maal 250 Juta ‎
AHY: 93,5 persen jalan nasional siap layani mudik 2026
Satu Tahun Memimpin, Maesyal-Intan Raih Peningkatan Signifikan di Berbagai Sektor
Dua Jasad Korban Longsor di TPST Bantargebang Kembali Ditemukan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:53 WIB

Yaqut Cholil Qoumas resmi ditahan KPK

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:50 WIB

Prabowo minta pasokan BBM hingga jaringan internet stabil saat Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:33 WIB

Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, DPC KWRI Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:19 WIB

Tebarkan Kebaikan di Bulan Suci, BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Tangerang Santuni Yatim Piatu serta Berbagi Takjil

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:09 WIB

BAZNAS Kabupaten Tangerang Bersama PT Paragon Salurkan Zakat Maal 250 Juta ‎

Berita Terbaru

Berita

Yaqut Cholil Qoumas resmi ditahan KPK

Jumat, 13 Mar 2026 - 18:53 WIB