Bougenvile, Penari yang Mengalungkan Selendang Kehormatan kepada Pamor Wicaksono

Selasa, 11 November 2025 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes,Lensabumi.com – Nama Bougenvile Najwa Putri Azzahra mendadak menjadi perhatian dalam acara Peringatan Hari Pahlawan 2025 yang digelar di eks Rumah Mbesaran Pabrik Gula (PG) Jatibarang, Kabupaten Brebes.

Gadis cantik asal Desa Karangmalang ini mendapat kehormatan mengalungkan selendang kehormatan kepada Pamor Wicaksono dalam acara tersebut.

Di balik penampilannya yang anggun di atas panggung, Bougenvile ternyata merupakan sosok muda berprestasi yang telah lama menekuni dunia seni tari. Bakat menarinya telah diasah sejak kecil oleh sang ibu.

Baca Juga  Polresta Tangerang Amankan Haul Akbar di Ponpes Al-Istiqlaliyah Cilongok, Ratusan Personel Disiagakan

“Sejak kecil saya memang suka menari. Ibu yang pertama kali mengajarkan dasar-dasar tari tradisional,” ungkap Bougenvile pada Selasa (11/11).

Prestasinya di bidang seni tari tidak diragukan lagi. Bougenvile pernah meraih juara pertama lomba tari tingkat kabupaten, dan mewakili Kabupaten Brebes dalam ajang lomba tari kreasi tingkat Provinsi Jawa Tengah di Semarang dengan menampilkan Tari Barya Anderpati.

Baca Juga  Pamor Wicaksono Temui Aburizal Bakrie, Kader Golkar Dapat Wejangan Politik

Tak hanya pandai menari, Bougenvile juga memiliki bakat di bidang musik. Ia mampu memainkan beberapa alat musik tradisional maupun modern dengan baik.

Gadis kelahiran Brebes 20 tahun lalu ini kini tercatat sebagai mahasiswi Universitas Terbuka, mengambil jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Di sela aktivitas kuliahnya, Bougenvile juga aktif mengajar di SD Negeri Kedawung 01 Tanjung.

Baca Juga  Pamor Wicaksono Tegaskan Fery dan Heri Pasaribu di Struktur KSB Dewan Kesenian Brebes

Tak berhenti di situ, Bougenvile turut membagikan ilmunya kepada generasi muda dengan menjadi instruktur tari di MA Ma’arif Ketanggungan.

Dedikasi dan semangat Bougenvile dalam melestarikan seni tari tradisional menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Brebes.

Sosoknya menggambarkan bahwa kecantikan sejati tidak hanya terpancar dari paras, tetapi juga dari karya, prestasi, dan pengabdian kepada budaya bangsa.

Berita Terkait

KPK Panggil Enam Saksi Setelah Tetapkan Tersangka Baru Kasus Bea Cukai
Tangis Haru Warnai Rangkaian Hari Anak Nasional, Anak Berhadapan dengan Hukum di Lapas Brebes Basuh Kaki Orang Tua
Jelang HAN 2026, Anak Binaan Lapas Brebes Ikuti Dialog dengan Menteri Imipas
Bupati Tangerang Resmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati
Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu
Polsek Kronjo Pastikan Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Secara Profesional dan Objektif
Expose Capaian Indeks Tertinggi, Desa Pasir Barat Raih Prestasi Gemilang
Lapas Brebes Ikuti Penguatan Pengawasan Internal, Irjen IMIPAS Tekankan Pencegahan Fraud

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:08 WIB

KPK Panggil Enam Saksi Setelah Tetapkan Tersangka Baru Kasus Bea Cukai

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:20 WIB

Tangis Haru Warnai Rangkaian Hari Anak Nasional, Anak Berhadapan dengan Hukum di Lapas Brebes Basuh Kaki Orang Tua

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:19 WIB

Jelang HAN 2026, Anak Binaan Lapas Brebes Ikuti Dialog dengan Menteri Imipas

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:57 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu

Berita Terbaru