Kisah Sukses: Madu Antar 3 Anak ke Kampus

Selasa, 11 November 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

lensabumi.com – Tiwi Nurhasanah, perempuan asal Garut ini memiliki usaha yang bergerak di bidang budidaya lebah dengan nama Rumah Madu Simpul Hati. Ia menjual produk madu dari mentah, hingga selesai diolah. Selain madu, produk Propolis, Royal Jelly, Bee Pollen juga laris manis diserbu konsumen.

Tak hanya mengelola peternakan sendiri, ia juga membina kelompok-kelompok tani madu di berbagai wilayah Indonesia. Bukan hanya sekadar pembudidaya madu, tapi Tiwi juga penebar manfaat dari setiap tetes keajaiban yang dihasilkan makhluk kecil bersayap itu.

Ia memiliki mimpi ingin mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai kekayaan lebah Nusantara, agar lebih luas lagi manfaatnya.

“Madu ini merupakan suplemen terbaik untuk makhluk hidup, kita mencoba belajar sekaligus menebar manfaat bahwa lebah bisa menjadi obat untuk manusia. Sebelum ada Pertamina kita kesulitan dalam mengedukasi masyarakat, orang biasanya suka dengan madu import, tapi produk madu dari dalam negeri tidak dilirik. Setelah ada Pertamina akhirnya kita bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang madu dan produk turunannya,” jelasnya.

Baca Juga  Perayaan HUT Ke-18 Bawaslu Banten Perkuat Sinergi dan Integritas Mengukuhkan Demokrasi

Rumah Madu Simpul Hati adalah salah satu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero). Melalui program UMKM, Pertamina turut mendampingi dan memfasilitasi UMKM binaannya dengan berbagai pelatihan, mentoring hingga sertifikasi usaha yang diperlukan.

Dukungan Pertamina tersebut tak hanya memperluas pasar, juga membuka pintu kolaborasi dengan dunia akademik. Kini, tempat usahanya sering menjadi lokasi penelitian mahasiswa farmasi dari berbagai universitas di Indonesia.

“Kami jadi kenal banyak apoteker dan peneliti. Mereka melakukan riset tentang produk lebah langsung di sini. Apalagi kita memiliki produk kesehatan dan kosmetik yang membutuhkan dukungan ilmu farmasi,” katanya sambil tersenyum.

Namun, kebahagiaan terbesar baginya bukan semata soal bisnis, melainkan perubahan nyata perekonomian di keluarganya serta petani lebah lainnya. Dari hasil usaha madu dan dukungan Pertamina, kini ketiga anaknya bisa menempuh pendidikan tinggi.

Baca Juga  Epson 2026: Hijau dan B2B Jadi Fokus

“Alhamdulillah dari bisnis ini, anak-anak saya bisa kuliah ke jenjang lebih tinggi lagi. Anak nomer 1 dan nomer 2 sudah S2, sedangkan nomer 3 sekarang sudah S1, itu yang luar biasa buat saya karena saya dan suami saja cuma tamatan SMA. Dari sini jadi ada peningkatan, itu hadiah paling besar untuk saya,” ucapnya.

Kini, harapannya sederhana, semoga masyarakat Indonesia makin mencintai produk dalam negeri. Sehingga masyarakat Indonesia bisa merasakan manfaat produk dari lebah alam di Nusantara.

“Kalau masyarakat sudah mengenal produk dari alam Indonesia, pasti percaya bahwa kualitasnya juga luar biasa. Mimpi saya, semoga suatu saat bisa punya pabrik kosmetik atau produk kesehatan yang semuanya berbasis dari lebah alam Indonesia,” pungkasnya penuh keyakinan.

Baca Juga  Resmi Dibuka!! Sambel Seruit Hadirkan Sensasi Pedas Asli Lampung di Petals Taman Rasa

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menjelaskan, pengembangan dan pendampingan UMKM merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sektor kreatif. “Menjadi kebanggaan bagi kita semua, apabila UMKM tidak hanya berdikari namun bisa ikut menggandeng wirausahawan di sekitarnya sehingga memberi kebaikan bagi lebih banyak masyarakat,” jelas Baron.

TJSL Pertamina ini sejalan dengan Asta Cita poin ke-3 dari pemerintah, yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

Resmi Dibuka!! Sambel Seruit Hadirkan Sensasi Pedas Asli Lampung di Petals Taman Rasa
Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz
Harga cabai rawit merah Rp83.100/kg, telur ayam Rp32.550/kg
Pasar Rakyat dan Festival UMKM digelar Petals Taman Rasa
Epson Buka Solution Center di Surabaya, Perluas Akses Teknologi Jatim
Lord Of The Rings Akan Kembali Ke Layar Lebar Pada 2027
Anggap Kantor Rumah Sendiri, Bupati Amalia Pacu Karyawan BKK Mandiraja Raih Laba dan Kesejahteraan
Bapanas perkuat intervensi jaga stabilitas harga pangan jelang Lebaran

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:21 WIB

Resmi Dibuka!! Sambel Seruit Hadirkan Sensasi Pedas Asli Lampung di Petals Taman Rasa

Senin, 13 April 2026 - 11:27 WIB

Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz

Sabtu, 11 April 2026 - 14:57 WIB

Harga cabai rawit merah Rp83.100/kg, telur ayam Rp32.550/kg

Kamis, 2 April 2026 - 07:41 WIB

Pasar Rakyat dan Festival UMKM digelar Petals Taman Rasa

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:49 WIB

Epson Buka Solution Center di Surabaya, Perluas Akses Teknologi Jatim

Berita Terbaru

Kepala Puskesmas Tanjung, Hero Irawan (tengah), berfoto bersama peserta usai kegiatan penyuluhan Tuberkulosis (TBC) anak dalam rangka peringatan Hari Kartini di Aula Puskesmas Tanjung, Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas Puskes Tanjung

Daerah

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:25 WIB