Google Kasih Peringatan ke Semua Pengguna Gmail Soal Email Berhadiah

Selasa, 30 Desember 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengguna Gmail perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap modus peretasan baru yang semakin marak. Google secara langsung mengeluarkan peringatan melalui blog resminya terkait berbagai penipuan yang kerap menyasar layanan Gmail.

Salah satu modus yang paling sering muncul ialah e-mail palsu dengan judul “Online Reward Program” atau “Penghargaan Program Online.” Pesan ini sengaja memancing rasa penasaran dan euforia pengguna.

Baca Juga  Perayaan HUT BRI ke-130 Dibuka dengan Doa Pagi Bersama di BRI KC Balaraja

Modus Hadiah Palsu Incar Data Pengguna

Google menegaskan bahwa pelaku kejahatan merancang e-mail tersebut untuk mencuri data pribadi. Melalui pesan palsu itu, pelaku mengklaim Google telah mencatat miliaran pencarian dan memilih pengguna tertentu sebagai penerima hadiah.

Isi pesan biasanya berbunyi, “Selamat, Anda adalah pengguna Google yang beruntung. Setiap 10 juta kali pencarian di seluruh dunia, kami memberikan hadiah sebagai tanda terima kasih.” Klaim tersebut tidak memiliki dasar apa pun.

Baca Juga  Rekomendasi Wisata Ramah Anak untuk Liburan Akhir Tahun 2025

Tautan Berbahaya Jadi Senjata Utama

Pelaku kejahatan menyisipkan tautan berbahaya di dalam e-mail tersebut. Google mengingatkan pengguna agar tidak membuka link tersebut. Saat pengguna mengklik tautan itu, peretas bisa langsung mengakses dan mencuri data pribadi korban.

Selain mencuri identitas, tautan tersebut kerap membawa malware atau virus pengintai. Dalam sejumlah kasus, pelaku bahkan dapat menguras uang korban, sebagaimana dilaporkan Gizchina, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga  Wabup Intan Tegaskan Pentingnya Kedisiplinan Sebagai Fondasi Tingkatkan Pelayanan Publik

Google Tak Pernah Bagi Hadiah Lewat E-mail

Google kembali menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah membagikan hadiah dengan meminta pengguna mengisi survei atau menyerahkan data pribadi. Penegasan ini juga berlaku untuk penipuan berbasis notifikasi yang muncul tiba-tiba dan menawarkan iming-iming hadiah.

Berita Terkait

Polresta Tangerang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Pedagang Cilok di Cikupa
BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)
Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming
Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya
Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika
BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal
Tangis Haru Warga Sridadi Pecah Saat Peluk Bupati Brebes Terima Bantuan Bencana
Benteng Hijau untuk Randusanga Kulon, 3.700 Mangrove Ditanam Cegah Abrasi

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:27 WIB

Polresta Tangerang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Pedagang Cilok di Cikupa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:52 WIB

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:36 WIB

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:15 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:58 WIB

Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika

Berita Terbaru

Berita

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:52 WIB