Purbalingga, lensabumi.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga memberikan layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba menjadi bagian penting strategi nasional dalam menyelamatkan generasi muda demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Pendekatan rehabilitasi merupakan wujud war on drugs for humanity (perang melawan narkoba untuk kemanusiaan) yang penyalahguna dan pecandu narkoba yang harus diselamatkan dan dipulihkan, bukan semata-mata untuk dihukum, dalam konferensi pers akhir tahun di kantor BNN Kabupaten Purbalingga, ujar Nasrudin.
“Rehabilitasi adalah upaya mengembalikan fungsi sosial penyalahguna agar kembali sehat, produktif, dan diterima di masyarakat,” ujarnya.
Dalam sepanjang tahun 2025, capaian layanan rehabilitasi rawat jalan di BNN Kabupaten Purbalingga melampaui target nasional. Dari target 22 klien, kata dia, realisasi mencapai 44 klien atau meningkat 100 persen.
BNN Kabupaten Purbalingga juga menggandeng komponen masyarakat melalui fasilitasi lembaga rehabilitasi berbasis komunitas serta mengembangkan inovasi rehabilitasi jemput bola di lingkungan sekolah bagi pelajar yang terindikasi penyalahgunaan narkoba.
Dukungan pemerintah daerah, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pemulihan korban penyalahgunaan narkoba, katanya.
“Rehabilitasi bukan hanya soal layanan kesehatan, tetapi soal kepedulian bersama untuk menyelamatkan masa depan anak bangsa,” katanya.
Kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar upaya rehabilitasi berjalan optimal sekaligus menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Purbalingga dan Banjarnegara, ujar Nasrudin.
(Agus Pristiwanto)








