Polres dan Pemkab Brebes Tanam Jagung Serentak Dukung Target Nasional

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forkopomda Brebes melaksanakan Penanaman jagung serentak di lahan sawah Wangdalem, Brebes, Sabtu (7/3). Foto: ist

Forkopomda Brebes melaksanakan Penanaman jagung serentak di lahan sawah Wangdalem, Brebes, Sabtu (7/3). Foto: ist

Brebes, Lensabumi.com – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus digencarkan. Salah satunya melalui gerakan penanaman jagung serentak yang digelar Polres Brebes di lahan persawahan Desa Wangandalem, Kecamatan Brebes, Sabtu (7/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Brebes Wurja SE bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait. Penanaman bibit jagung dilakukan secara simbolis sebagai tanda dimulainya penanaman serentak Kuartal I di wilayah Kabupaten Brebes.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Brebes Kompol Purbo Adjar Waskito, perwakilan Kodim 0713/Brebes, anggota DPRD, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Brebes, serta perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bulog.

Baca Juga  Ruas jalan di tiga kelurahan Kelapa Gading terendam banjir

Wakapolres Brebes Kompol Purbo Adjar Waskito mengatakan program penanaman jagung ini merupakan bagian dari gerakan nasional pengembangan satu juta hektare lahan jagung yang ditargetkan tercapai dalam lima tahun ke depan.

“Pemanfaatan lahan produktif dengan prioritas tanaman jagung menargetkan satu juta hektare lahan selama lima tahun. Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri bergerak selaras dengan program Asta Cita Presiden untuk memastikan ketersediaan pangan di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan peran aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan hingga kelompok tani sebagai pelaku utama sektor pertanian.

Baca Juga  "Golkar Peduli" Dewan M. Nur Rojab Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan di Kawasan Pemda ‎

Program pengembangan jagung nasional ini juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui penyediaan alat mesin pertanian (alsintan) serta bantuan bibit unggul dari Kementerian Pertanian.

Di Kabupaten Brebes, implementasi program dilakukan melalui kolaborasi antara personel Polri, kelompok tani dan pemerintah daerah agar pemanfaatan lahan pertanian dapat berjalan optimal.

Sementara itu, Wakil Bupati Brebes Wurja SE menyambut baik inisiatif Polri dalam mendukung penguatan sektor pangan di daerah.

Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan petani menjadi kunci penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.

Baca Juga  Direktur RSUD Pakuhaji Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Pererat Silaturahmi dan Jaga Kesehatan

“Saya berharap upaya ini tidak hanya meningkatkan angka produksi jagung secara statistik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat tani di Kabupaten Brebes,” ujarnya.

Usai kegiatan penanaman, para peserta juga mengikuti arahan langsung dari Mabes Polri melalui Zoom Meeting sebagai bentuk penguatan komitmen nasional dalam mendukung program ketahanan pangan.

Polres Brebes bersama dinas terkait berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan intervensi di lapangan agar potensi pertanian di daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung target satu juta hektare lahan jagung secara nasional.

Berita Terkait

GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN
Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak
Proyek Sekolah Rakyat Brebes Rp200 Miliar Tersendat Akses, SD Ditarget Rampung Juni 2026
Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar
Gelar Bimtek, MUI Kabupaten Tangerang Harap Khitobah Inovatif serta Moderat dalam Berdakwah 
ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut
Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat
Tingkatkan Kualitas Dakwah, MUI Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek Khotib Profesional dan Inovatif

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:40 WIB

GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN

Selasa, 21 April 2026 - 17:25 WIB

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 April 2026 - 17:20 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Brebes Rp200 Miliar Tersendat Akses, SD Ditarget Rampung Juni 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:27 WIB

Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 April 2026 - 15:22 WIB

ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut

Berita Terbaru

Kepala Puskesmas Tanjung, Hero Irawan (tengah), berfoto bersama peserta usai kegiatan penyuluhan Tuberkulosis (TBC) anak dalam rangka peringatan Hari Kartini di Aula Puskesmas Tanjung, Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas Puskes Tanjung

Daerah

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:25 WIB

Petugas Lapas Brebes menandatangani ikrar deklarasi zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar) di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas

Daerah

Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 Apr 2026 - 16:27 WIB